NTB EXPOSE. Lombok Tengah – Bupati Lombok Tengah HL. Pathul Bahri S.IP MAP menjelaskan kondisi Lombok Tengah dari segala sisi terutama dari sisi kesehatan, ekonomi dan infrastruktur, saat ini sudah membaik begitu juga dengan persoalan-persoalan penanganan kesehatan masyarakat yang tidak henti diprioritaskan Pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah,” ungkapnya kepada wartawan baru baru ini
Adapun salah satu contoh, misalnya penanganan stunting yang terus menerus kita lakukan seiring dengan Penanganan Pin Polio yang baru baru ini kita laksanakan. Kemudian launching ILP di Puskesmas Puyung Kecamatan Jonggat dan masih banyak lagi kegiatan kegiatan penanganan kesehatan masyarakat yang kita lakukan belum lama ini.
Terkait dengan dua PR besar Lombok Tengah yaitu mengenai kemiskinan dan persoalan kesehatan, khusus untuk kemiskinan kata bupati, kita sudah diposisi 12,07 persen dan dikategorikan menurun. Dan itu dibawa angka rata rata di Propinsi NTB dan itu patut kita syukuri, begitu juga mengenai stunting sudah diangka 10,14 persen dan itu kita berangkat dari 37 persen. Ini adalah kerja bareng anak bangsa, kerja kerja kebersamaan, kerja kerja kolaborasi dan kerja kerja kita semua,” jelas bupati.
Ditempat terpisah Kadikes Lombok Tengah DR. H. Suardi M.Kes MPH mengatakan, khusus untuk penanganan PIN Polio di Lombok Tengah, adapun prosentase capaian Penanganannya saat ini sudah mencapai 97 persen, dengan total sasaran sekitar 151. 668 jumlah balita yang sudah ditangan. Adapun target yang sudah dicapai saat ini sekitar 91 persen sedangkan sisanya masih sedang diupayakan.
Dari informasi sebelumnya dan sesuai seperti yang dimuat di media ini sebelumnya yakni pada Tanggal 23 Juli 2024 adalah hari dimana Pekan Imunisasi Nasional POLIO dimulai pelaksanaannya yakni pada tanggal 23 -28 Juli 2024 lalu dengan jumlah sasaran 161.608 orang dengan kelompok sasaran umur 0-7 tahun.












