NTB EXPOSE. Lombok Tengah – Pentingnya pemantauan setelah pasien pulang dari rumah sakit terbukti dari pelaksanaan CAGED Project di RSUD Praya. Hingga saat ini, sebanyak 990 ibu di Kabupaten Lombok Tengah telah mendapatkan kunjungan rumah dalam rangka postpartum follow-up.
Chief Operating Officer Summit Institute for Development (SUMMIT), Lia Rosida, S.Pd, M.Dev.St, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut dilakukan oleh Community Health Promoters (CHP) sebagai bagian dari CAGED Project – Postpartum and Newborn Monitoring.”Selain pengumpulan data dan sampel di rumah sakit, CAGED Project juga melakukan postpartum follow-up melalui kunjungan rumah dan komunikasi oleh Community Health Promoters. Kegiatan ini membantu memantau kondisi ibu dan bayi setelah pulang, sekaligus mendukung deteksi dini tanda infeksi, edukasi, dan rujukan apabila diperlukan,” ujar Lia, kamis 17/09/2026 via whatsapp.
Menurut Lia, kegiatan ini memberikan manfaat nyata dalam mendukung deteksi dini tanda infeksi dan komplikasi, pemantauan kesehatan ibu dan bayi, dukungan terhadap proses menyusui dan pemulihan ibu, serta memastikan keberlanjutan perawatan.
Dari 990 ibu yang dikunjungi, tercatat 30 ibu mengalami infeksi luka pasca operasi sectio caesarea (SC). Sementara pada kelompok neonatus yang dipantau di NICU, ditemukan 23 bayi dengan hasil positif sepsis.
“Adanya kasus SSI dan sepsis yang teridentifikasi melalui rangkaian kegiatan ini sekaligus menunjukkan nilai penting dari pemantauan setelah pasien pulang, karena kondisi infeksi tidak selalu dapat teridentifikasi atau berkembang sepenuhnya selama masa perawatan di rumah sakit,” tegas Lia.
Lia menambahkan, kolaborasi di RSUD Praya ini melibatkan unit NIFAS yang fokus pada pengumpulan responden ibu nifas, serta unit NICU dan Laboratorium yang mendukung identifikasi dan koleksi sampel sepsis neonatus.
“Dengan menghubungkan kegiatan di rumah sakit dan tindak lanjut di komunitas, kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat pemantauan infeksi serta mendukung keberlanjutan perawatan ibu dan bayi,” tutupnya.
CAGED Project sendiri merupakan inisiasi SUMMIT yang bekerja sama dengan OUCRU Indonesia dan berlangsung di RSUD Praya sejak Januari 2025 hingga Desember 2027.(*/Ntbexpose/04)










