KUPT Puskesmas Ubung : Diwilayah Kerja Kami Desa Jelantik Berpotensi Rawan DBD

NTB EXPOSE.  Lombok Tengah –  Berbicara mengenai potensi penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) diwilayah kerja UPT Puskesmas Ubung saat ini relatif rendah, walaupun ada beberapa desa yang tersebar di wilayah kerja kami berpotensi dijangkiti DBD, hal tersebut diungkapkan Pimpinan UPT Puskesmas Ubung Kecamatan Jonggat Azis Paradi ST kepada wartawan, Selasa (27/5) kemarin.

Dikatakannya, saat ini UPT Puskesmas Ubung memiliki berbagai program kegiatan  diantaranya penanganan DBD, stunting, program donor darah, hingga program program rutin lainnya. Adapun wilayah kerja kami di Puskesmas Ubung meliput 5 desa yakni Desa Ubung, Labulia, Batu tulis, Nyerot  dan Desa  Jelantik,” terangnya.

Dijelaskan Azis, untuk saat ini pihaknya sudah menangani DBD di Desa Jelantik setiap ada informasi tentang kemungkinan DBD disuatu wilayah, kita sebelumnya melakukan penyelidikan epidemologi ( PE ) untuk melihat bibit jentiknya disitu kita pantau bibit jentiknya.

Pemantauan kita lakukan bersama tim terdiri dari tim Laboratorium, dokter, petugas promkes, kesling, termasuk saya juga ikut turun di lokasi untuk memantau dan memberikan edukasi untuk masyarakat.

Dijelaskan Azis Paradi, untuk pemberantasan sarang nyamuk ( PSN ) kita lebih mengedepankan edukasi terlebih dahulu. Untuk temuan kasus DBD dimulai dari suspect itu yang kita tangani lebih awal.
.
” Adapun ciri DBD tidak jauh berbeda dengan penyakit yang lain, misalnya seperti penyakit tipes karena penyakit tipis juga gejala awalnya panas yang terjadi pada suhu tubuh korban yang dijangkiti suspec DBD.

Dijelaskan Azis diantara lima desa wilayah kerja Puskesmas Ubung, yang dikategorikan rawan DBD adalah Desa Jelantik, hal ini disebabkan kemungkinan karena memiliki wilayah lingkungan yang berbeda, baik secara sosial, perilaku masyarakat dan juga secara geografis kewilayahan, ” kata Azis.(Ntbexpose/03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *