NTB EXPOSE. Lombok Tengah – Upaya yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Lombok Tengah dalam rangka melakukan peningkatan Puskesmas Puskesmas dibangun seragam dengan model prototype yang ada patut diapresiasi. Hal tersebut diwujudkan dengan banyaknya Puskesmas-Puskesmas kini telah di tata ulang pembangunan infrastrukturnya selain sarana prasarana hingga alkesnya ikut ditingkatkan.
Seperti informasi yang dihimpun dan dilansir media, diketahui pada tahun 2024 ini, Puskesmas Desa Pengadang Kecamatan Praya Tengah Lombok Tengah pernah diusulkan masuk daftar direnovasi, namun sayangnya hal itu tertunda karena berbagai kendala dan belum matangnya persiapan untuk segera dilakukan renovasi.
Selain itu hal tersebut berdasarkan hasil kajian tim, ternyata Puskesmas Pengadang harus dibangun infrastrukturnya dengan berlantai 3. Usulan itu disebabkan karena badan jalan dengan gedung Puskesmas tersebut, lebih tinggi kurang lebih 2 meter, tidak sesuai dengan jumlah anggaran yang sudah ditetapkan pihak terkat.
Hermandi, salah seorang mantan Kepala Puskesmas Pengadang Kecamatan Praya, saat ini telah menjadi Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah mengatakan, ” saat dirinya masih menjabat Kepala Puskesmas Pengadang waktu lalu, sudah dianggarkan anggaran renovasi sebesar Rp 4 Miliar guna direnovasi jadi bangunan berlantai dua, namun setelah turun diukur dikaji dan dianalisa, posisi gedung Puskesmas ternyata sangat rendah, sekitar 2 meter dari ketinggian badan jalan, dan berdasarkan hasil kajian harus dibangun berlantai 3,” jelas Hermandi.
Rendahnya posisi puskesmas tersebut hingga bermuara kepada hasil kajian tim saat itu, ternyata tidak bisa dibangun lantai dua, namun harus lantai tiga dan tentunya membutuhkan anggaran lebih dari Rp 4 Miliar, dan pihaknya siap memperjuangkan di tahun anggaran 2025 mendatang,” ucap mantan kepala puskesmas Pengadang tersebut.
Lebih jauh Hermandi menjelaskan, idealnya anggaran yang dibutuhkan untuk lantai tiga tersebut dibutuhkan anggaran sekitar Rp 7 miliar oleh karena itu, pihaknya akan mengusahakan agar di tahun 2025 mendatang, pembangunan Puskesmas Pengadang harus bisa terealisasi sesuai dengan kajian yang telah dilakukan tim beserta pihak pihak terkat lainnya.
Melalui Badan Anggaran (Banggar) DPRD Lombok Tengah sudah kita sampaikan agar segera diatensi, demikian juga ke Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok, kami optimis insyaallah tahun 2025 mendatang Puskesmas Pengadang akan dibangun lantai tiga,” katanya optimis.
Hermandi mengakui, dulu selama bertugas di Puskesmas Pengadang, setiap musim hujan, lantai dasar puskesmas selalu tergenang air, hal ini disebabkan air kiriman dari jalan raya yang berada diatasnya tumpah ke halaman Puskesmas dan masuk ke setiap ruangan ruangan tempat kami bekerja, hal tersebut dimaklumi karena posisi bangunan lebih rendah daripada jalan raya yang ada didepannya.
Hal tersebut tentu sangat merepotkan kami, Kadang para pegawai yang bertugas disana, mau gak mau mereka harus ikut membersihkan, selain mereka disibukkan merawat pasien,” imbuh Hermandi. (Ntbexpose/04)






