NTB EXPOSE. Lombok Tengah – Bahaidin Ahmad salah seorang pemuda aktivis Lombok Tengah mengatakan kepada wartawan. Kamis (27/10) mengenai WSBK yang sebentar lagi akan digelar. Penyelenggaraan WSBK Mandalika akan segera terlaksana pada tanggal 11s/d 13 November 2022, tapi penjualan tiket masih rendah, bahkan karena itu tersebar informasi Bupati Lombok Tengah sampai mengeluarkan surat himbauan agar semua ASN membeli tiket untuk menonton event balapan tersebut.
Atas dasar itu kami meminta kepada Presiden Joko Widodo dan Menteri BUMN agar segera melakukan evaluasi dan mengganti semua direktur serta komisaris ITDC maupun MGPA,” cetus Bahaidin yang akrab dipanggil Obok.
“Soalnya aneh sekali kok mereka tidak bisa melakukan promosi event sebesar itu, terus apa yang mereka lakukan selama ini. Masa mereka hanya ongkang ongkang kaki menerima gaji saja, tapi hasil pekerjaan mereka tidak jelas. Padahal ini sudah tahun kedua penyelenggaraan WSBK, kalau tahun pertama dulu bisa kita maklumi, karena tumben dan saat itu kita masih dilanda wabah covid 19. Lalu apa alasan mereka sekarang jika tiket tidak laku,” tanya Obok heran.
Bahkan informasinya kata Obok, mereka itu sangat cuek tidak mau berkomunikasi serta bekerjasama dengan masyarakat sekitar.
Mestinya dari awal ITDC dan MGPA berkerjasama dengan pemerintah setempat serta masyarakat sekitar, karena orang ke Lombok bukan hanya mau nonton balapan tapi juga mau berlibur melihat keindahan pulau Lombok serta budaya kearifan lokal.
Kalau mereka begini terus dan mengharapkan ASN serta masyarakat lokal beli tiket, itukan sama artinya dengan bohong. Padahal jelas-jelas tujuan dibuatnya KEK serta Sirkuit Pertamina Mandalika Lombok untuk mendatangkan tamu dari luar, agar ekonomi masyarakat berputar di Lombok dan NTB pada umumnya serta PAD meningkat, sehingga hal itu bisa mengoptimalkan pembangunan dan mensejahterakan masyarakat NTB,” Cetus Bahaidin.(Ntbexpose/02)












