Diapresiasi Bupati dan Wakil Bupati, Zaenal Arifin Sahkan SK Pemenang Penyuluh Teladan, Baiq Ririn Tegaskan Komitmen Bangun Manusia Pertanian

NTB EXPOSE. LOMBOK TENGAH – Di tengah riuhnya pembangunan fisik yang kasat mata, ada sebuah kerja sunyi yang nyaris tak pernah mendapat sorotan kamera. Kerja para penyuluh yang setia di balai-balai kecil kecamatan, kerja para inseminator yang menembus debu dari kandang ke kandang demi lahirnya sapi-sapi jumbo Lombok, dan kerja kelompok-kelompok tani yang menjaga lumbung pangan tetap terisi di kala musim tak menentu.

Pada 28 September 2026 lalu, kerja sunyi itu akhirnya mendapat panggung kehormatan tertinggi. Sebelumnya Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah, Zaenal Arifin, S.ST., menandatangani sebuah dokumen penting Penetapan Pemenang Lomba Kelembagaan Petani, Penyuluh, dan Petugas Pertanian Tahun 2026.

Puncaknya terjadi pada momen yang sama dan kesempatan yang istimewa. Minggu, 25 Oktober 2026 kemarin, bertempat di Pasar Ternak Barabali, Kecamatan Batukliang, hadiah dan penghargaan itu dibagikan secara bersamaan oleh Bupati HL. Pathul Bahri S.IP., MAP dan Wakil Bupati Lombok Tengah Dr. HM Nursiah S.Sos,. M.Si pada saat gelaran akbar Kontes Ternak Sapi Lombok 2026. Panggung kontes sapi menjadi panggung apresiasi manusia pertanian.

Dan sosok yang menjadi narator sekaligus arsitek dari lahirnya penghargaan ini adalah Kepala Bidang Penyuluhan, Baiq Tri Widyakartini, SP.,M.Si., yang akrab disapa Baiq Ririn.

Perempuan bergelar Magister Sains yang dikenal lugas, berwawasan luas, dan sangat dekat dengan petani itu menjelaskan filosofi besar di balik kegiatan tahunan ini. Ini bukan sekadar lomba.

“Kegiatan apresiasi kelembagaan petani, kelembagaan penyuluhan, pelaku utama, dan petugas pertanian dilaksanakan setiap tahun oleh Dinas Pertanian pada Bidang Penyuluhan sebagai bentuk monitoring dan evaluasi terhadap kinerja, perkembangan, serta peran masing-masing dalam mendukung pembangunan pertanian.

Kegiatan ini juga menjadi sarana pemberian motivasi, penghargaan, dan dorongan untuk meningkatkan kapasitas, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kepada petani secara berkelanjutan,” tegas Baiq Ririn kepada NTB Expose.

“Lomba ini kami gelar bukan untuk mencari siapa yang paling hebat. Tapi untuk meningkatkan motivasi, kinerja, dan kreativitas kelembagaan. Nama-nama yang tercantum dalam SK ini adalah mereka yang dipandang layak menjadi inspirator,” ujarnya.

Ia menambahkan, para pemenang ini memikul mandat yang jauh lebih besar dari sekadar piala dan uang pembinaan. Mereka adalah duta. Mereka adalah teladan penerapan teknologi. Mereka adalah pembina bagi petani lain. Dan mereka adalah wajah Lombok Tengah yang akan kita kirim untuk berlaga di tingkat Provinsi hingga Nasional.

Dari 10 kategori yang dilombakan, pertarungan berlangsung sangat ketat dan kompetitif. Namun, ada dua nama yang paling terang tahun ini.

Di kategori paling bergengsi untuk individu ASN, Penyuluh Pertanian ASN, nama Ulfah Nuraini, SP. dari Barabali, Batukliang, melesat menjadi Juara I. Ia mengalahkan puluhan penyuluh ASN lainnya di Loteng. Perempuan yang sehari-hari akrab dengan lumpur sawah petani Barabali ini dinilai paling inovatif, paling dekat dengan petani, dan paling kreatif dalam mengawal program penyuluhan di tingkat tapak.

Sementara di kategori paling bergengsi untuk kelembagaan, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), pertarungan berlangsung sangat sengit dengan selisih nilai yang sangat tipis. Dan yang keluar sebagai Juara I dengan nilai tertinggi se-Kabupaten adalah BPP Praya Barat.

BPP yang kini bernama UPT Penyuluhan, HPT dan Keswan Kecamatan Praya Barat itu berhasil menyisihkan BPP Janapria sebagai Juara II dan BPP Batukliang sebagai Juara III. Kemenangan BPP Praya Barat menjadi bukti otentik, bahwa pusat inovasi pertanian di ujung barat Lombok Tengah itu bekerja dengan sistem, data, dan pembinaan yang sangat baik dan terukur.

Namun, penghargaan ini tidak hanya milik mereka yang berseragam ASN. Di kategori Inseminator, di balik lahirnya sapi-sapi jumbo yang menjadi bintang di Kontes Barabali itu, Juara I diraih oleh Mohamad Irhas, A.Md dari Praya Barat. Disusul Nur Saifullah dari Jonggat dan Edi Suhardin dari Janapria.

Di kategori Penyuluh Swadaya, pejuang yang lahir dari petani untuk petani, Juara I adalah Nanang Mahendra dari Desa Segala Anyar, Pujut. Sebuah nama yang membuktikan dengan sangat jelas, bahwa untuk menjadi penyuluh hebat, seseorang tidak harus berseragam dinas. Cukup punya hati untuk petani.

Untuk Petani Teladan, gelar tertinggi jatuh kepada H. Hairil Anwar dari Beber, Batukliang. Petani sepuh yang menjadi rujukan, guru, dan tempat bertanya banyak petani muda di Batukliang.

Sementara untuk kelompok, dominasi wilayah Pujut sangat terasa dan menjadi catatan menarik. Kelompok Tani Ijo Gading dan Saling Saduk, keduanya dari Desa Mertak, Pujut, berhasil menjadi Juara I untuk komoditas Padi dan Jagung. Sebuah bukti empirik bahwa Mertak adalah lumbung pangan sesungguhnya di selatan Lombok Tengah.

Untuk Hortikultura, Juara I diraih Kelompok Beson dari Pendem, Janapria. Untuk Kelompok Ternak Sapi, Juara I adalah Sari Bun Mulat dari Sukarara, Jonggat.

Untuk Gabungan Kelompok Tani, Juara I adalah Gapoktan Panca Tani Desa Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang Utara. Juara II Gapoktan Tiga Bersatu Desa Selebung, Batukliang, dan Juara III Gapoktan Lendang Ara Jaya Desa Lendang Ara, Kecamatan Kopang.

“Inilah wajah asli pertanian kita. Mereka tidak banyak bicara di media sosial. Tapi kerja mereka nyata di sawah dan di kandang. Merekalah inspirator kita yang sesungguhnya,” tutup Baiq Tri Widyakartini.

Dengan ditetapkannya SK pada 28 September hingga penyerahan hadiah secara langsung oleh bupati dan wakil bupati di atas panggung Kontes Ternak Sapi Barabali pada 25 Oktober 2026, Lombok Tengah mengirim pesan yang sangat jelas. Di usia ke-81, kabupaten ini tidak hanya sedang membangun infrastruktur yang terlihat mata. Ia sedang membangun fondasi yang paling penting dan paling hakiki membangun manusianya.(*/Ntbexpose/04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *