NTB EXPOSE. MATARAM – Dugaan perjudian gocekan sabung ayam di Pura Wantilan Karang Siluman Cakranegara kota Mataram seperti yang mencuat kepermukaan baru-baru ini semakin meresahkan masyarakat.
Pasalnya, seperti yang diungkapkan oleh sumber terpercaya inisial GS, kepada media ini, Selasa (9/12), ” Keberadaan gocekan judi sabung ayam ini, sebenarnya sudah dibubarkan pihak kepolisian pada tanggal 2 Desember 2025, namun kembali beroperasi lagi, diduga aparat Kepolisian sengaja bermain drama,” kata GS.
Keseriusan kepolisian Kota Mataram ini wajar kami dipertanyakan, karena dinilai tidak becus dalam menjaga Kamtibmas di wilayahnya yang dikenal religius dan islami, terlebih bulan puasa Ramadan mendatang semakin dekat beberapa bulan kedepan, jika dibiarkan tentu akan semakin tidak terkendali,” cetus GS.
” Seharusnya lokasi perjudian tersebut ditutup dan para pelaku diproses hukum, namun anehnya, lokasi tersebut setiap mau di grebek kegiatan perjudian itu sudah tidak ada diduga informasinya bocor dan tindakan untuk dibubarkan oleh aparat terkesan seperti formalitas belaka,” imbuhnya.
Sementara itu sumber berbeda berinisial LM mengatakan, kegiatan perjudian gocekan Sabung Ayam itu terkesan seperti dilakukan pembiaran oleh aparat penegak hukum, karena hampir tiap hari dibuka dan rupanya acara adat lokasi Perjudian tersebut kuat kemungkinan digunakan sebagai modus untuk melegalkan gocekan perjudian yang syarat dengen berbagai kepentingan secara kelompok maupun pribadi. Oleh karena itu saya meminta kegiatan judi Gocekan Sabung Ayam itu harus dihentikan, keseriusan dan kredibilitas Aparat kepolisian Polres Kota Mataram jadi taruhannya,” kata LM.
Lebih jauh dikatakan LM, pemberantasan perjudian sekelas gocekan Sabung Ayam di kota Mataram ini kok sulit sekali diberantas ya, apa Kapolda NTB bersikap cuek dan Kapolres kota Mataram tutup mata jarang-jarang sehingga perjudian itu terkesan seperti dilakukan proses pembiaran, maka Kapolres seharusnya didesak mundur jika tidak mampu memberantasnya, ” kata LM.
Kembali ke GS, ia menegaskan,” Jika kepolisian tidak bertindak tegas memberantas perjudian ini tanpa pandang bulu, kami tidak segan-segan akan melaporkan kasus ini langsung ke Mabes Polri,” ancamnya. Setelah berita ini diturunkan Kapolres kota Mataram belum bisa dikonfirmasi wartawan. (Ntbexpose/03)






