NTB EXPOSE. Lombok Timur – Bencana gempa bumi yang mengguncang Pulau Lombok pada 2018 silam tak hanya memporak-porandakan rumah warga.
Demikian juga halnya dengan gedung fasilitas dan sarana umum tidak sedikit yang roboh dan belum mendapatkan bantuan rehabilitasi dari pemerintah.
Musalla SMPN 1 Labuhan Haji Kabupaten Lombok Timur misalnya, hingga kini masih dalam kondisi rusak parah dan belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah.
“Akibat dari kerusakan tersebut mushalla ini tidak dapat digunakan lagi sebagai tempat shalat berjamaah ataupun kegiatan keagamaan lainnya,” kata Kepala SMPN I Labuhan Haji, Syafruddin, Selasa (17/01) yang didampingi jajaran Pengurus Komite Sekolah.
Hal tersebut menjadi pikiran pihak sekolah beserta komite sekolah agar segera merehabilitasi bangunan musala tersebut. Untuk itu pihak sekolah mengajak seluruh wali murid agar bersedia mendukung dengan sukarela.
Pihak sekolah minta kepada wali murid agar membantu meringankan beban sekolah, dengan melakukan urunan bantuan dalam bentuk sumbangan untuk membangun kembali tempat ibadah tersebut.
“Mengingat rencana anggaran biaya (RAB) serta gambar belum selesai, kami dari pihak sekolah belum menentukan besaran sumbangan yang diminta. Sehingga dilakukan pertemuan kembali,” katanya.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur, Izzudin mengatakan bahwa dirinya akan langsung turun ke SMPN 1 Labuhan Haji bersama Kabid SMP.
“Saya akan melihat langsung kondisinya, sekalian mengikuti kegiatan yang diadakan di SMPN 1 Labuhan Haji,” pungkasnya. (Azis Asry)






