Pidato Pertama HL Pathul Bahri S.IP Bupati Loteng Pada Rapat Paripurna DPRD 2021

NTB EXPOSE.Lombok Tengah – Setelah HL. Pathul Bahri S.IP dam Dr. HM. Nursiah S.Sos M.Si dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah, Ketua PRD Lombok Tengah M.Tauhid, SIP beserta segenap pimpinan dan anggota DPRD Lombok Tengah memberi ucapan selamat kepada HL. Pathul Bahri, SIP dan Dr. HM.Nursiah. S.Sos. M.Si selaku Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah Periode 2021/2026 Ruang Sidang Utama DPRD Lombok Tengah.

DPRD Lombok Tengah Senin (01/03/21)pada masa persidangan kedua menggelar sidang paripurna. Sidang Paripurna yang digelar tersebut dihadiri juga oleh Bupati dan wakil Bupati Lombok Tengah. Dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Lombok Tengah M.Tauhid,SIP.  Selain itu sidang tersebut dihadiri Plt. Sekwan Lombok Tengah, Suhadi Kana, para Asisten Bupati, Staf Ahli Bupati, kepala OPD, para Kabag, Camat, dan Forum Kepala Desa Lombok Tengah serta jajaran KPU dan Bawaslu Lombok Tengah.

Dalam pengantarnya M. Tauhid menyatakan, pada hari Jum’at, tanggal 19 februari 2021 lalu, DPRD Lombok Tengah telah melaksanakan rapat paripurna yakni penyampaian pengumuman hasil penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati Lombok Tengah terpilih, pada Pilkada serentak tahun 2020.

Untuk selanjutnya Dewan mengusulkan pengesahan pengangkatan bupati dan wakil bupati Lombok Tengah kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur NTB. Pasangan Bupati dan Wakil Bupati telah dilantik dan diambil sumpah jabatannya pada Jum’at, 26 Februari 2021 Minggu lalu.”Pada hari ini, sesuai keputusan pimpinan DPRD Lombok Tengah Nomor 2 tahun 2021 tentang perubahan jadwal kegiatan DPRD Kabupaten Lombok Tengah, masa persidangan kedua tahun sidang 2021, kembali kami bermuajahah dalam sidang paripurna DPRD Kabupaten Lombok Tengah, dengan agenda penyampaian pidato pertama bupati Lombok Tengah setelah dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Gubernur NTB,” paparnya.

Politisi Partai Gerindra tersebut menjelaskan Sidang Paripurna DPRD Lombok Tengah merupakan tindak lanjut dari ketentuan Peraturan Presiden Nomor 16 tahun 2016 tentang tata cara pelantikan Gubernur dan
Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota, yang secara teknis diperintahkan melalui surat edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor :273/487/sj tentang penegasan dan penjelasan terkait pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, S.Ip menyampaikan, dirinya bersama Dr. HM. Nursiah terpilih menjadi bupati dan wakil bupati semata-mata berkat ridho Allah SWT, melalui perantara keinginan masyarakat Kabupaten Lombok Tengah yang tersalurkan lewat media demokrasi yakni Pilkada tahun 2020. Saat ini proses Pilkada telah usai, kompetisi telah berakhir, semua masyarakat Loteng adalah pemenangnya. Pathul Bahri menegaskan, pihaknya akan meningkatkan kolaborasi dengan elemen pemerintahan lainnya, dan akan tetap menjaga hubungan baik dengan pihak TNI – Polri, Kejaksaan Negeri Lombok Tengah, Pengadilan Negeri Praya, Pengadilan Agama Praya, instansi-instansi vertikal pemerintah, dunia usaha, partai politik, organisasi keagamaan, organisasi kemasyarakatan, organisasi mahasiswa, organisasi pelajar, organisasi kepemudaan, organisasi profesi, tokoh agama, tokoh pendidikan, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh budaya, tokoh pemuda, tokoh wanita, singkatnya akan bangun kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Lombok Tengah.

Proses pembangunan lima tahun sebelumnya juga merupakan proses pembangunan di mana HL.Pathul Bahri/Wakil Bupati Lombok Tengah – Dr. HM. Nursiah/Sekda Lombok Tengah ada di dalamnya. “Maka saat ini adalah kesempatan kami untuk melanjutkan proses pembangunan tersebut. kami mengajak kita semua untuk bahu membahu dalam membangun daerah ini.

Saat ini kita memiliki sejumlah tantangan yang harus kita lalui. di antaranya adalah persiapan perhelatan MotoGP tahun 2021. pembangunan sirkuit MotoGP Mandalika masih terus dikerjakan agar kita bisa menjadi tuan rumah perhelatan bergengsi tersebut,”imbuhnya sambil menjelaskan tantangan besar lainnya adalah persoalan pandemi covid-19. Untuk hal ini, diharuskan segera melakukan refocussing anggaran untuk penanganan Wabah Covid-19. “Kami harapkan
dukungan penuh segenap Anggota DPRD Lombok Tengah, sehingga refocussing tersebut dapat berjalan dengan mudah.

Selanjutnya tantangan lainnya yang harus dibenahi adalah penataan birokrasi, sehingga birokrasi kita dari waktu ke waktu menjadi lebih baik. Selain itu, kami akan terus berupaya untuk membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan juga pihak swasta,” jelasnya

Orang nomor satu Partai Gerindra Lombok Tengah tersebut mengatakan, dalam rangka membangun Kabupaten Lombok Tengah tercinta ini, dirinya bersama Wakil Bupati Lombok Tengah, HM. Nursiah mengusung visi untuk mewujudkan Lombok Tengah Bersatu Jaya (beriman, sejahtera, bermutu, maju dan berbudaya).

Visi ini merupakan kelanjutan dari visi pemerintahan sebelumnya, karena sebagaimana yang disebutkan di atas, dirinya bersama HM. Nursiah juga merupakan bagian dari pemerintahan tersebut. visi ini sendiri merupakan sebuah cita-cita yang digali dari nilai-nilai hidup dan kehidupan masyarakat Lombok Tengah. “Selanjutnya agar visi k
Tersebut tidak hanya sebatas ilusi, pihaknya akan berupaya untuk mengejawantahkan visi tersebut dalam misi-misi
sebagai berikut, 1. merawat ahlaqul karimah dalam kehidupan bermasyarakat. 2. mencapai sumber daya manusia yang cerdas, mandiri dan unggul. 3. pelayanan umum pemerintahan yang mudah, cepat dan bersih. 4. pembangunan ekonomi yang berkeseimbangan dan berkelanjutan didukung infrastruktur berkualitas. 5. melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai
budaya luhur.

Pasangan yang memiliki Jargon Maiq-Meres tersebut juga telah mencanangkan program 100 hari kerja.
Dalam hal tersebut ada 4 (empat) target yang ingin dicapai, antara lain : Tajuk Pembangunan Lombok Tengah, citra personil kepala daerah, citra kelembagaan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dan relasi antar Kepala Daerah dan masyarakat di akar rumput (jejaring).

Selain itu terdapat delapan cluster teknis yang dapat digunakan untuk mempertahankan marwah Kabupaten Lombok Tengah dalam 100 hari kerja. Dimana kedelapan rancangan tersebut terdiri dari program utama dan program penunjang.
Program utama merupakan rancangan program yang ditujukan secara langsung ke masyarakat dengan kegiatan yang dilakukan secara konkrit dengan penggunaan biaya yang kecil. di sisi lain, program penunjang adalah setidaknya ada 4 target yang ingin dicapai, yakni Citra personal kepala daerah.

Citra kelembagaan pemerintah Kabupaten Lombok Tengah. Relasi antar kepala daerah dan masyarakat di akar rumput (jejaring).
Berikut hal-hal urgen yang ingin dicapai, 1. persiapan rumah sakit tipe B. 2. perbaikan pola pelayanan rumah sakit yang ramah, senyum, sapa, dan melayani. 3. digitalisasi peningkatan kualitas pelayanan publik di rumah sakit, puskesmas, Dukcapil, pariwisata dan perizinan. Akan Diwujudkan dalam bentuk aplikasi. 4. audit kinerja PDAM dan RSUD. 5. penambahan loket pelayanan adminduk di 12 kecamatan, RSUD, 5 Puskesmas BLUD, pasar Renteng dan pasar Jelojok. 6. penataan kelayakan pedagang kaki lima (PKL) dan parkir di kota Praya. 7. ASN akan dilakukan assessment, evaluasi dan jobfit. 8. optimalisasi disiplin dan pakaian kerja.

DPRD Lombok Tengah berharap, agar visi, misi, ide dan gagasan pemerintahan tersebut, segera dirumuskan dalam RPJMD yang nantinya akan ditetapkan dengan peraturan daerah, yang akan disetujui bersama DPRD Kabupaten Lombok. ” RPJMD tersebut, akan menjadi kamus besar dan pandu arah pembangunan Kabupaten Lombok Tengah lima tahun kedepan. kemudian terhadap berbagai tantangan yang akan dihadapi, terutama bencana non alam pandemi covid 19 turut menjadi tantangan kita bersama dalam upaya percepatan pembangunan Lombok Tengah kedepan. untuk itulah kami
tetap mengajak segenap warga Lombok Tengah agar senantiasa menaati protokol kesehatan sebagai bentuk ikhtiar kita bersama agar pandemi ini segera berakhir,” jelas Bupati. (ntbexpose/03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *