NTB EXPOSE. LOMBOK TENGAH – Dampak pariwisata dari gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 langsung terasa di hari pertama. Bukan hanya di dalam sirkuit, denyut ekonomi juga berdetak kencang di area UMKM.
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah lapak merchandise. Kaos bergambar pembalap kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, dan sang legenda hidup, Marc Marquez, menjadi primadona dan paling diburu pembeli.
Darsono, pedagang merchandise asal Semarang yang sengaja datang jauh-jauh ke Mandalika, mengaku dagangannya langsung diserbu sejak pagi.
“Hari pertama ini sudah lumayan ramai. Yang paling banyak dicari itu kaos Veda Ega Pratama sama Marc Marquez,” ujar Darsono, Jumat (9/10/2026).
Kaos yang ia jual bukan barang sablon massal, melainkan produksi sendiri. Untuk harga, ia membanderol cukup terjangkau, Rp150 ribu untuk ukuran dewasa dan Rp100 ribu untuk anak-anak – harga yang pas untuk oleh-oleh wisata kelas dunia.
Datang dari Semarang, Darsono mengaku sangat terbantu dengan sistem pariwisata Mandalika tahun ini. Proses perizinan berjualan jauh lebih mudah dan tertata.
“Perizinannya aman dan lancar, tidak ada kendala sama sekali. Mudah-mudahan hari kedua dan ketiga makin ramai, biar jualan makin bagus,” tambahnya dengan optimis.
Fenomena ini membuktikan bahwa MotoGP Mandalika bukan sekadar tontonan balap, tapi mesin penggerak pariwisata dan ekonomi kerakyatan. UMKM lokal dan nasional ikut naik kelas bersama mendunianya Mandalika.
Antusiasme itu juga dirasakan pengunjung. Angga, salah satu wisatawan yang hadir bersama keluarga, mengaku sengaja berburu kaos untuk anaknya.
“Saya tertarik beli baju pembalap untuk anak-anak. Selain keren, ini bisa jadi kenang-kenangan otentik dari MotoGP Mandalika,” ujar Angga.
Apa yang terjadi di lapak Darsono dan Angga adalah potret kecil dari berkah besar pariwisata NTB. Ketika 200 ribu penonton datang ke Mandalika, yang mereka bawa pulang bukan hanya foto dan video balapan, tapi juga produk UMKM Indonesia.
MotoGP 2026 pun sekali lagi membuktikan, Mandalika bukan hanya punya sirkuit terindah di dunia, tapi juga punya dampak pariwisata yang nyata bagi masyarakat.(*/Ntbexpose/04)












