NTB EXPOSE. LOMBOK TENGAH – Kabar membanggakan datang dari Desa Selebung, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah. Putrawan Saputra, S.Si., pemuda asal desa tersebut, terpilih mewakili Lombok Tengah dalam ajang Seleksi Pemuda Pelopor Tingkat Provinsi NTB 2026 bidang Sosial Masyarakat.
Tahapan penilaian lapangan berlangsung pada Selasa (07/10/2026) di Destinasi Wisata Alam SHIPON, Dusun Yatemat, Desa Selebung. Tim seleksi dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi NTB turun langsung untuk melihat inovasi yang digagas Putrawan.
Kegiatan visitasi berlangsung dalam suasana alam yang hangat dan penuh keakraban. Turut hadir perwakilan Dispora Kabupaten Lombok Tengah, Pemerintah Desa Selebung, serta puluhan pemuda-pemudi pegiat wisata dan sosial masyarakat.
Pada kesempatan itu, Putrawan yang tampil mengenakan pakaian adat Sasak lengkap dengan udeng merah, memaparkan inovasi yang ia bawa dengan judul “Terwujudnya Destinasi Wisata Alam Edukasi yang Berbasis Alam, CBT Berkelanjutan dan Partisipatif Untuk Menuju Masyarakat Mandiri dan Desa yang Madani.”
Dalam presentasinya, ia menjelaskan tiga pilar utama gerakannya
Pertama, Pengembangan Wisata SHIPON. Ia bersama pemuda mengubah area sungai dan persawahan terasering yang sebelumnya tidak terkelola menjadi spot camping, edukasi alam, dan wisata keluarga yang kini menjadi ikon baru Desa Selebung.
Kedua, Peningkatan SDM Pemuda. Ia membentuk Kelompok Masyarakat Pemuda Peduli Sungai (KMPPS) dan melibatkan karang taruna dalam pengelolaan wisata, sebagai pemandu wisata, serta rutin melakukan aksi bersih sungai. Untuk meningkatkan kapasitas, ia juga menjalin kerja sama dengan Syavana Madani Center untuk beasiswa bahasa Inggris bagi calon pemandu wisata asing, serta beasiswa kuliah yang disinergikan dengan Pemerintah Desa.
Ketiga, Penguatan UMKM Masyarakat. Melalui wisata SHIPON, ia menggerakkan pelaku UMKM seperti budidaya ikan, penyewaan alat camp dan kebutuhan kemah, membuka lapak kuliner lokal, stand oleh-oleh khas SHIPON, hingga paket wisata edukasi bagi pelajar.
“Kami tidak hanya membangun tempat wisata, tapi membangun kesadaran masyarakat. SHIPON ini kami jadikan laboratorium sosial. Anak-anak muda yang dulu nongkrong tanpa arah, sekarang jadi pengelola tenda dan sepeda, jadi guide, punya penghasilan. Sampah di sungai berkurang karena mereka yang jaga,” ungkap Putrawan di hadapan tim penilai.
Model pemberdayaan berbasis komunitas atau Community Based Tourism (CBT) yang ia jalankan mendapat apresiasi tinggi dari Tim Seleksi Provinsi NTB. Menurut tim, gerakan tersebut sangat relevan dengan esensi pemuda pelopor karena dampaknya langsung dirasakan oleh warga.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Kepala Desa Selebung Madani, Agus Kusuma Hadi, S.H., Kepala Dusun Yatemat, H. Mardani, serta seluruh tokoh pemuda dan tokoh masyarakat Desa Selebung.
Acara ditutup dengan foto bersama tim seleksi dan puluhan pemuda-pemudi Desa Selebung dengan salam kepalan tangan sebagai simbol semangat pemuda pelopor.
Putrawan berharap, jika terpilih mewakili NTB ke tingkat nasional, ia dapat membawa konsep wisata sosial dari Desa Selebung untuk menginspirasi desa-desa lain di seluruh Indonesia.(*/Ntbexpose/04)






