Berikan Bantuan Dana Revitalisasi Dari Aspirasi Wakil Ketua Komisi X DPR RI HL. Hadrian Irfani disambut Hangat di SD Makam Tiwugalih Praya

NTB EXPOSE. LOMBOK TENGAH. Setelah mengunjungi SD Negeri 3 Kauman Praya pada hari yang sama, H.L. Hadrian Irfani melanjutkan perjalanan dengan mengunjungi SD Negeri Makam di Kelurahan Tiwugalih Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah, Propinsi Nusa Tenggara Barat, Sabtu (20/11/2025).

Dalam kunjungan tersebut Hadrian Irfani bersama rombongan disambut dengan hangat dan antusias oleh warga sekitar, kepala sekolah, guru-guru, hingga ratusan murid yang bersemangat berjejer rapi mulai dari gerbang sekolah menuju aula ruang kelas dengan setia menunggu sejak pagi menyambut kedatangan beliau.

Rombongan disuguhkan gegap gempita suara musik tradisional Gendang Beleq hingga tari-tarian daerah oleh puluhan siswi-siswi SD tersebut, turut memeriahkan jalannya acara yang telah dipersiapkan pihak SDN Makam melalui kepala sekolah dan ketua komitenya.

Dalam sambutannya, H.L. Hadrian Irfani selaku Wakil Ketua Komisi X DPR RI mengatakan, alhamdulillah kami bersyukur bisa bersilaturahmi dengan kepala sekolah beserta guru-guru hingga ketua komite sekolah.

Semoga kepala sekolah beserta jajarannya tetap diberikan kesehatan, keafiatan dan terus semangat untuk tetap memimpin SDN Makam ini, agar menjadi lebih baik lagi kedepan,” kata Anggota DPR RI asal Kelurahan Prapen Praya yang selalu low profile ini.

” Khusus untuk anak-anakku yang sejak dari tadi pagi menunggu, sekalian yang memberikan sambutan tari-tarian yang luar biasa sangat kami apresiasi,” kata Hadrian Irfani terharu.

Dikatakannya, kita harus bersyukur SDN Makam ini juga mendapat bantuan revitalisasi dari program bantuan pemerintah yang anggarannya berasal dari APBN 2025, kami berharap semoga dengan adanya bantuan ini kita bisa saling mendukung agar bantuan untuk ruang kelas baru ( RKB ) ini, nantinya bisa terlaksana dikerjakan dengan baik sesuai dengan harapan kita semua, agar anak-anak bisa belajar dengan lebih baik lagi jika sekolah sudah bagus dan nyaman. Semoga dengan adanya bantuan ini saya meyakini proses belajar mengajar bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.” kata Hadrian Irfani yang juga sebagai ketua DPW PKB NTB ini.

Dikatakannya,” Saat ini kita juga sedang memperjuangkan kesejahteraan para guru, baik tenaga honorer, P3K, hingga guru guru PNS. Semoga ditahun 2026 mendatang kita bisa perjuangkan kesejahteraan para guru, termasuk yang golongan 4. Kalau yang mulai dari 3 D, mau naik ke golongan 4 terutama, ada rasa khawatir atau takut karena pajaknya lebih besar, saat ini sedang kita hitung atau sedang kita formula ulang, mudah-mudahan nanti sudah ada perubahan, kita harapkan semua guru untuk tetap bersemangat melakukan tugas sebagai pendidik  guna mempersiapkan anak-anak bangsa ini menjadi generasi unggul dimasa depan.

Terkait dengan program belajar mengajar tahun 2026 mendatang, akan dimulai dengan tes kemampuan akademik, tes kemampuan akademik ini anggarannya tidak akan diambil dari anggaran pemerintah daerah, namun akan disiapkan dari pusat.

Tes kemampuan akademik ini nantinya akan berbeda dengan tes Ujian Nasional begitu juga dengan EBTANAS. Tes kemampuan akademik ini bertujuan untuk melihat tes evaluasi belajar selama enam tahun di SD. Tes kemampuan akademik ini juga nantinya bisa digunakan sebagai sarana untuk melihat potensi dan kemampuan putra-putri kita,” terangnya.

Lebih jauh dikatakannya, Tes kemampuan akademik itu juga digunakan sebagai salah satu pertimbangan kelulusan, sifatnya tidak wajib namun opsional, semoga anak-anak kita yang sekolah di SD Makam ini bisa juga melaksanakannya.

Anggarannya sudah dipersiapkan, jadi sekolah tinggal bersiap-siap untuk melaksanakan saja, tanpa perlu memikirkan biaya. Selain itu program-program lain seperti Program Indonesia Pintar ( PIP ) inshaa Allah tahun 2026 juga akan dilanjutkan.

Dalam kesempatan tersebut Hadrian Hirfani juga menanyakan jumlah anak-anak yang mendapat program PIP di SD Makam yang berjumlah sekitar 80 siswa, kalau ada tambahan lagi, silahkan diusulkan karena awal bulan Oktober ini sudah bisa kita mulai, dan SKnya pun diakhir bulan Oktober juga.

Untuk tahun 2026 mendatang, kita sedang berjuang agar ada penambahan jumlah, dari pengalokasian sejumlah 450 ribu yang tadinya untuk kelas satu dan kelas lima, insha Allah nanti akan diupayakan bertambah 600 ribu ditahun depan. Selain itu masih ada program-program pemerintah terutama di sektor pendidikan yang terus akan kita kembangkan, akan kita awasi dan ikut bekerjasama berkolaborasi dengan kementrian pendidikan dasar dan menengah.

Terakhir, untuk program digitalisasi pembelajaran untuk semua sekolah negeri dan swasta yang terdaftar di semua pendidikan dasar menengah, panel interaktif yang sering disebut Smartboard ini akan dibagikan, nanti mohon operator dapodik agar mengecek, disana ada form untuk penerimaan panel interaktif ini, silahkan dicek kalau sudah ada, silahkan diisi untuk pernyataan siap menerima panel interaktif ini.

Kalau itu tidak diisi tidak akan dikirim, namun setelah diisi kalau dikirim lagi untuk pernyataan siap menerima, maka barangnya sudah bisa dikirim ke sekolah. Untuk tahun ini masing-masing sekolah akan mendapatkan satu panel interaktif, jika nanti barangnya sudah datang tentu bisa dimasukkan konten-konten materi pembelajaran yang akan digunakan untuk menyesuaikan atau mengadaptasikan siswa-siswi kita dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi.

” nanti guru-gurunya juga akan diberikan bimtek mengikuti pelatihan terkait penggunaan dari panel interaktif itu,” jelasnya.

Mungkin itu yang bisa saya sampaikan dan sambil berjalan kita akan sambung silaturahmi dan tentu akan saya sampaikan program-program pendidikan yang terkini sehingga ibu bapak guru semua bisa terupdate yang manfaatnya nanti kita gunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan anak didik kita,” ucap Hadrian Irfani diakhir sambutannya.

Dalam kesempatan yang sama, Zainudin S.Pd selaku Kepala Sekolah mengaku bersyukur, sekolahnya diberikan bantuan dana revitalisasi dari aspirasi HL. Hadrian Irfani, harapan kami  tidak lain supaya SD Makam ini lebih bagus lagi dari sebelumnya, namun tidak bisa hanya kepala sekolah saja yang  berupaya, namun kita mengharapkan dukungan semua pihak, terutama warga masyarakat, wali murid, ketua komite serta dukungan penuh dari pemerintah.

Ditanya jumlah bantuan yang di berikan, untuk fisiknya saja sejumlah 736 juta itu terdiri dari dua ruang kelas baru kemudian rehab perpustakaan, satu rumah dinas guru dan satu unit untuk pembangunan ruang UKS.

Inshaa Allah akan dikerjakan mulai Minggu depan dan mudah-mudahan tidak ada kendala yang berarti. Selain itu juga dalam pembangun ini kami harapkan dukungan semua pihak, terutama warga sekitar, hingga ketua komite sekolah, bapak Husni S.Ag ini semua juga tidak lepas dari peran beliau,” ungkap Zainudin. (Ntbexpose/04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *