NTB EXPOSE. Lombak Barat – Penerimaan Bendera Kirab Pemilu 2024 KPU Kabupaten Lombok Barat berlangsung meriah dengan menggunakan prosesi sorong serah (serah terima) budaya Sasak. Rombongan KPU Kota Mataram diterima dengan saling balas pantun antar pembayun (juru bicara) di Halaman Kantor KPU Kabupaten Lombok Barat, Jumat (7/7).
Rombongan Bendera Kirab Pemilu 2024 KPU Kota Mataram sebelumnya dikawal sejak perbatasan Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat di Tembolak Pelangi jalan Lingkar Selatan, Kota Mataram oleh kendaraan hias partai politik, PPK dan PPS Kecamatan Labuapi. Rombongan kemudian melakukan Pawai jalan kaki dari depan Ponpes Hidayatuddarain Dasan Geres, Kecamatan Gerung menuju Kantor KPU Kabupaten Lombok Barat. Iring-iringan pawai Bendera Kirab Pemilu 2024 juga dimeriahkan drumband SMPN 1 Gerung, Paskibraka SMAN 1 Gerung dan Paskibra Lobar, praja Ketua KPU Kota Mataram dan Ketua KPU Kabupaten Lombok Barat, rombongan KPU Kota Mataram, dan 25 kesenian dan mobil hias partai politik.
Ketua KPU Kota Mataram, M. Husni Abidin dalam sambutan pelaksanaan kirab Pemilu 2024 di Kota Mataram mengatakan selama tujuh hari, KPU Kota Mataram dan Forkopimda Kota Mataram aktif dan bersama-sama menyukseskan Kirab Pemilu 2024, “Kita optimis dan semangat, Pemilu 2024 bisa dilaksanakan dengan sukses dan riang gembira. Kami bersama rombongan telah menghantarkan bendera Kirab ke KPU Lombok Barat, dan semoga Lombok Barat bisa memberikan rasa yang manis diakhir proses Kirab Pemilu 2024 jalur VI di Provinsi NTB,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Lombok Barat, Bambang Karyono dalam sambutan selamat datang menyampaikan KPU Kab Lomnbok Barat merupakan satu-satunya KPU yang berani melibatkan parpol dalam melaksanakan kirab, “Antara KPU, Parpol, pemerintah dan masyarakat adalah sarana untuk mempersatukan nila-nilai kebangsaan kitaa dan Lobar membuktikan pemilu tidak terpisah oleh budaya, tapi disatukan, karena pemilu tanpa budaya kita kehilangan jati diri dan nilai-nilai,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan Bambang, dalam waktu 6 hari kedepan jajaran KPU dan PPK di tingkat kecamatan akan melakukan kegiatan Pawai Kirab Pemilu 2024 di 10 kecamatan di Lombok Barat sampai dengan keberangkatan ke Bali pada 13 Juli 2023.
Di tempat yang sama, Ketua KPU Provinsi NTB, Suhardi Soud mengatakan prosesi Kirab Pemilu di NTB dimulai sejak 27 Mei 2023 dari Manggarai Barat, NTT diterima di Kota Bima. Artinya sudah 42 hari di NTB, ”Tentu sudah banyak yang dilakukan di KPU Kab/Kota yang dilintasi Kirab Pemilu. Semangat kirab adalah menyatukan yang terserak, menguatkan yang masih belum kuat,” katanya.
Lebih lanjut disampaikan Suhardi, pemilu harus dijadikan sarana integrasi bangsa. Sebagai negara multikultural, pemilu diharapkan dapat menyatukan bukan membuat bercerai berai. Penerimaan Kirab Pemilu di KPU Kabupaten Lobar dengan terminologi sorong serang, terminologi yang sangat sakral dalam kehidupan sosial karena itu ada sesuatu yang diterima nilainya sangat tinggi, “Kita harus tempatkan pemilu ini sebagai wilayah yang memiliki nilai-nilai sehingga komitmen penyelenggara pemilu yang melahirkan pemimpin yang bersih, tranparan, berintegritas adalah sesuatu yang wajib dihasilkan oleh pemilu,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Lombok Barat, Fauzan Khalid dalam sambutannya menekankan untuk menjaga semangat kolaborasi yang harus didasari oleh asas-asas kepemiluan. Pemilu 14 Februari 2024 yang akan datang akan berjalan dengan sukses dgn aman dan damai. Dalam konteks budaya, didalamnya ada ketulusan, kepercayaan karena ada objek yang diserahkan ke orang lain. Basisnya ketulusan dan kepercayaan, “Yang menerima itu juga sama sekali bukan beban tapi justru dianggap sebagai kebanggan. Optimis berjalan dengan baik, aman dan damai,” tutupnya.
Pelaksanaan penerimaan Kirab Pemilu 2024 dirangkaikan dengan penyerahan Pataka bendera Merah Putih dan bendera KPU yang dilanjutkan dengan penyerahan bendera partai politik dari Ketua KPU Kota Mataram kepada Ketua KPU Kabupaten Lombok Barat. Hadir dalam prosesi penyerahan Bendera Kirab Pemilu 2024 selain Bupati Kabupaten Lombok Barat juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Lombok Barat, Kapolres Lombok Barat, Dandim 1606 Mataram, Kapolres Mataram, Kakandepag Kabupaten Lombok Barat, Bawaslu Kabupaten Lombok Barat, Forkopimda Kabupaten Lombok Barat, KPU Kabupaten lain, Pimpinan Partai Politik, PPK dan PPS se Kabupaten Lombok Barat. (ko)












