NTB EXPOSE. Lombok Tengah – Rapat Kerja wartawan Lombok Tengah yang tergabung dalam Organisasi Komunitas Jurnalis Lombok Tengah (KJLT) pada hari Rabu (26/10) di Desa Wisata Sejarah “Bondjeroek DJonggat, dinilai banyak orang tampil beda dengan memberikan kesan tersendiri dimata para tamu undangan.
Hal ini pertama terlihat dari lokasi acara yang penuh nuansa seni budaya dan kearifan lokal. Raker yang diadakan di Historical Building Gdeng Beleq atau Gedung peninggalan zaman Belanda di Desa Wisata Sejarah Bonjeruk tersebut seakan membawa kita flash back ke zaman tempo doloe. Saya sangat senang dengan suasana acara seperti ini,” cetus Hanapi Ketua Trash Hero Tastura yang merupakan salah seorang undangan. “ya kita seolah olah berada di zaman dulu,” tambahnya.
Menurut Didik Supriadi selaku Sekretaris KJLT mengatakan, Raker ini sengaja kita kemas apik dengan nuansa etnik budaya terintegrasi dengan Bonjeruk sebagai Desa Wisata Sejarah berdasarkan SK Bupati Lombok Tengah tahun 2018. Oleh karena itu sebagai wujud apresiasi kami terhadap kearifan lokal kami beserta anggota lainnya menggunakan pakaian adat sasak yang penuh makna dan sarat filosofis budaya,” tuturnya.
Hal ini semata mata kita lakukan sebagai bentuk kecintaan kita terhadap Kabupaten Lombok Tengah yang didaulat sebagai Kabupaten Pariwisata “kita ingin berkontribusi membangun Lombok Tengah dengan cara menulis yang domain relevansinya lebih spesifik mengarah kepada Pariwisata.
Dijelaskannya, momentum raker ini sengaja kita laksanakan dibulan Oktober bertepatan dengan hari Jadi Kabupaten Lombok Tengah ke 77. Hal ini juga sangat relevan juga dengan Keberadaan Gdeng Beleq, dimana pada tanggal 15 Oktober 1945 adalah hari pelantikan HL. Serinata dikenal dengan nama Raden Obris sebagai Bupati pertama Kabupaten Lombok Tengah dan dijadikan pula sebagai tanggal hari jadinya Kabupaten Lombok Tengah.
Gdeng Beleq sebagai situs budaya lokal dulunya juga adalah tempat tinggal HL Serinata. Ditempat itu pula dulunya beliau berpikir tentang Kabupaten Lombok Tengah. Gdeng Beleq kini dikelola oleh Pokdarwis Wirajaya Putra Jonggat ( WPJ ) yang diketuai oleh cucu HL. Serinata Lalu Adi Permadi SE MM selaku ahli waris, dimana Pokdarwis WPJ ini juga bernaung dibawah Yayasan Jonggat Wijaya Loka yang dirintis oleh orang tua Lalu Adi Permadi bernama HL. Widjaje merupakan salah satu putra HL. serinata. “Selamat buat KJLT semoga semakin solid sukses dan maju,” imbuh L. Adi Permadi sehari hari bekerja sebagai Dosen Unram yang saat ini sedang melaksanakan S3 di Unud Denpasar Bali.(ntbexpose/03)











