NTB EXPOSE. Lombok Tengah – Pada hari Sabtu (7/9) Bertempat di Ballrom Lantai 5 Gedung Kantor Bupati Kabupaten Lombok Tengah, atas inisiatip Bapeda Kabupaten Lombok Tengah, 16 LSM yang selama ini menjadi mitra kerja Pemkab Lombok Tengah menggelar sharing pengalaman terhadap berbagai isu – isu dan dinamika perkembangan pembangunan masyarakat Lombok Tengah.
Kepala Bapeda Loteng L Wiranata S.IP, MA dalam sambutannya, sangat mengapresiasi berbagai lembaga mitra Pemerintah dari organisasi non pemerintahan yang menekuni berbagai segmen kehidupan masyarakat Lombok Tengah, terlebih lebih pada soal kesehatan anak, perempuan serta kebencanaan yang secara global, memang menjadi masalah di setiap daerah bahkan secara nasional, “Pertemuan lintas sektoral seperti ini, diharapkan sebagai bentuk sinergi dalam mengintegrasikan berbagai sector program guna efektifitas pelaksanaan pembangunan,”ungkapnya.
Dijelaskan, Lombok Tengah memiliki focus program pada pariwisata dan ketahanan pangan, kedepannya kita berharap sector sector tersebut akan bertaraf internasional, demikian juga pada soal soal sumber daya manusia, pengembangan infrastruktur, soal pelayanan pendidikan, kesehatan serta layanan layanan lainnya, terus didorong untuk sesegera mungkin kemajuan pembangunan akan terasa dan berdampak dalam kemajuan masyarakat Lombok Tengah.
Kita berharap dan mengundang temen temen NGO dan lembaga donor untuk bekerja dan bersama sama Pemerintah Kebupaten Lombok Tengah melakukan aktivitas pembangunan, pemberdayaan serta kegiatan kegiatan masyarakat untuk mempercepat sasaran pembangunan tercapai, kami sangat terbuk untuk bekerjasama.
Dijelaskan juga, ada TPPD yang juga sangat focus mendorong dan mengawal Pemerintah untuk segera terlaksananya pemerintahan dan pembangunan dengan maksimal, bila perlu kita buat semacam proposal bersama dengan agenda agenda yang kita gerakkan bersama”, pungkasnya.
Adapun NGO yang hadir dalam pertemuan tersebut; Yayasan Save The Cildren Indonesia, Yayasan Tunas Alam Indonesia, Plan Internasional, Siap Siaga, Rutgers Indonesia, Transform NTB, PKBI Lombok Tengah, Inovasi NTB, UNICEF, Mitra Samya, LPA NTB, YAPMI, Generasi Emas NTB, LPA Lombok Tengah, Berugak Dise, World Neighbours, dengan berbagai strategi dan kelompok sasaran mengimplementasikan programnya dan terus bekerja di tengah tengah masyarakat.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut beberapa anggota TPPD. Dialog atau lebih tepatnya share pengalaman tersebut, diawali dengan perwakilan masing masing NGO memaparkan programnya dan lokasi pelaksanaannya serta sasaran sasaran dan target yang akan mereka capai.
Hasan Masat selaku Ketua TPPD Kabupaten Lombok Tengah dalam mendeskripsikan berbagai isu dan dinamika masyarakat yang disampaikan oleh perwakilan NGO NGO tersebut, jika di clausterkan maka, isu isu anak dan perempuan serta kesehatannya, nampaknya dominan menjadi sasaran program, disamping soal soal kebencanaan, karena Lombok Tengah juga merupakan daerah yang teridentifikasi rawan bencana,
“Kedepan perlu kita lebih mengintensifkan komunikasi sehingga ada agenda agenda dan isu besar yang kita bareng bareng kampanyekan, demikian juga Pemda sedapat mungkin memfasilitasi temen temen NGO, baik berupa akses data maupun kebijakan kebijakan baik berupa Surat Edaran, Peraturan Bupati, maupun Peraturan Daerah untuk mendukung program progam NGO, penting dipikirkan ada kegiatan bersama dan mengundang pada donator, yang nantinya Pemda memaparkan kondisi Lombok Tengah, dan para NGO dapat bekerjasama atau mendapat dukungan dari donator donator tersebut.” tutup Hasan Masat. (Ntbexpose/03)












