NTB EXPOSE. Lombok Tengah – Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Tengah resmi meluncurkan Program Bus Sekolah Gratis bagi para pelajar di Sekolah-sekolah yang ada di Lombok Tengah.
Drs. HL. Herdan, M,Si kepada media baru-baru ini menjelaskan bahwa uji coba program Bus Sekolah ini diprioritaskan terutama dikawasan jalur pendidikan, seperti di kawasan Tampar-Ampar, Kecamatan Praya Tengah, yang dekat dengan sejumlah sekolah seperti MTsN, MA, dan SMK hingga PAUD dan Taman Kanak Kanak ada juga di kawasan ini.
Dijelaskan Herdan, adapun trayek yang disiapkan untuk membantu kelancaran program Bus sekolah ini meliputi, pertama, trayek Puyung – Tampar-Ampar
startnya dimulai dari Shelter Simpang 4 Puyung. Kemudian Rute : Lapangan Puyung sebagai titik henti hingga Simpang 3 SMP 2 Praya.
Kedua, Praya titik henti – SMP 1 Praya titik henti– Tampar-Ampar titik tunggu pulang bagi para siswa.
Kemudian Trayek Praya Timur menuju Praya. Yang startnya dimulai dari Terminal Mujur.
Adapun Rutenya dari Simpang 4 Batunyala sebagai titik henti Depan MAN 1 Praya juga sebagai titik henti– kemudian SMP 1 Praya titik henti – Simpang 3 SMP 2 Praya sebagai titik tunggu pulang.
Ketiga, trayek Praya Barat – Praya. Mulai start : Kantor Camat Praya Barat dengan rute depan Masjid Batujai sebagai titik henti menuju Simpang 3 SMP 2 Praya sebagai titik henti juga, hingga menuju – SMP 1 Praya sebagai titik henti– menuju Tampar-Ampar jingga mengarah ke titik tunggu pulang.
Keempat, yakni trayek Kopang – Praya mulai start dari Pasar Pengadang hingga menuju rute : depan Kantor Lurah Jontlak sebagai titik henti, lalu menuju depan MAN 1 Praya sebagai titik henti juga hingga mengarah ke SMP 1 Praya sebagai titik henti, Kemudian di Simpang 3 SMP 2 Praya sebagai titik tunggu pulang.
Kelima ini adalah trayek terakhir Trayek Mantang – Praya. Dimulai start dari : Simpang 3 Bodak menuju Rute: Simpang 4 Aik Mual sebagai titik henti, kemudian menuju simpang 3 SMP 2 Praya titik henti, kalau mengarah ke SMP 1 Praya sebagai titik henti menuju arah Tampar-Ampar sebagai titik tunggu pulang.
Dijelaskan Herdan, adapun jenis kendaraan yang digunakan adalah bus Hiace berkapasitas 16 orang penumpang yang akan diantar dan dijemput dari titik awal atau titik tunggu menuju sekolah tujuan masing masing lalu kembali lagi menjemput mereka di siang hari untuk pulang kerumah masing-masing.
Diharapkan dengan adanya program ini kita dapat mengurangi risiko laka-lantas di kalangan pelajar.
Diketahui banyak contoh kecelakaan yang menimpa siswa karena mereka mengendarai sepeda motor sendiri. Insha Allah dengan adanya program bus sekolah ini, semoga risiko itu bisa ditekan seminim mungkin,” harap Herdan.
Dikatakannya, program ini juga sebagai upaya Pemerintah Daerah kabupaten Lombok Tengah guna mewujudkan Kabupaten Layak Anak, untuk transportasi gratis sekolah. Mudah mudahan program ini berjalan lancar dan didukung masyarakat.
Diharapkan Kedepan program Bus sekolah ini diharapkan menjadi solusi transportasi aman dan nyaman bagi para siswa yang memerlukan layanan transportasi ini,” tandas Lalu Herdan.(Ntbexpose/03)






