NTB EXPOSE. Lombok Barat – Sesuai Intruksi Bupati kepada semua lingkup OPD terkait, untuk bersinergi dan berkolaborasi bantu Desa wisata yang mengikuti kompetesi Nasional.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lobar turut berpartisipasi melalui giat sosialisasi dan mitigasi bencana merangkul Pemdes dan para pelaku wisata untuk mengurangi berbagai macam resiko.
Tohri, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, mengatakan, potensi ancaman bencana itu selalu ada dimana- mana tak terkecuali di tempat wisata, salah satu upaya kami dengan melakukan pemasangan rambu evakuasi di titik-titik rawan.
” Umumnya, di Lobar, hampir semua jenis bencana terjadi baik itu banjir, longsor, angin puting beliung, dan kekeringan, ” papar Tohri.
Terkhusus, dalam mengawal suksesi daerah destinasi wisata di Bunut ngengkang dan aik nyet Desa Buwun Sejati Kecamatan Narmada menjuarai kompetisi Nasional.
Tiang papan rambu evakuasi sudah tertancap dengan baik jadi penunjuk. Supaya pengunjung tahu, kemana arah berlari atau menyelamatkan diri jika sewaktu-waktu terjadi bencana. Sehingga resiko dan dampak bencana bisa dimimalisir.
” Jaminan keamanan bencana jadi salah satu indikator penilaian, peran kami cukup strategis mendukung keberhasilan, ” Terangnya.
Kepada semua pihak, senantiasa waspada dan bersikap antisipatif ketika kondisi cuaca ekstrim, saling tegur dan memperingatkan. Agar kegiatan berwisata berjalan aman, lancar, tidak ada korban.
” Upaya kami sesungguhnya bersifat berkelanjutan, sudah terbentuk relawan-relawan yang siap stand by disetiap Desa melalui program Desa Tangguh Bencana, ” Tandasnya. (irsyad)






