Ketua TPPD Loteng : Penting Adanya Satgas Penanganan PMK Sapi di Loteng

NTB EXPOSE. Lombok Tengah – Langkah langkah yang diambil Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dalam hal ini Dinas Pertanian dan Peternakan Loteng, sudah cukup baik dan kita apresiasi terhadap hal tersebut,” ungkap Hasan Masat selaku Ketua TPPD ( Tim Percepatan Pembangunan Daerah ) Kabupaten Lombok Tengah ini kepada media, Jumat (20/5)

Menurut pria plontos yang akrab di di panggil Bang Hasan ini mengatakan,” jika melihat perkembangan dari data yang ada, per tanggal 16 Mei 2022, terjangkit 373, sembuh 170 di 6 desa, hingga per tanggal 19 mei 2022, 617 terjangkit, sembuh 188 di 8 desa di 5 kecamatan, ini berarti masih kita hadapi wabah PMK yang membutuhkan penanganan cepat dan efektif, kita sudah pengalaman menangani wabah virus corona. lock down tingkat lokal seperti penutupan pasar hewan, terutama sapi dan bahkan menutup intraksi ternak di teritorial desa juga saya kira langkah langkah bagus, kerjama antar desa dan kecamatan, penting untuk menggalakkan dukungan penanganan PMK Sapi yang sedang kita hadapi,”papar Bang Hasan.

Namun demikian sikap Kementan RI untuk menetapkan langkah progresif seperti daerah wabah, daerah terinfeksi, dan daerah potensi terinfeksi. ini juga harus segera diambil, demikian juga Pemerintah Provinsi NTB, harus memberikan support kepada Pemkab yang menghadapi wabah, berupa obat obatan, vaksin serta reaksi cepat untuk menyelamatkan perekonomian masyarakat akibat dari wabah PMK sapi.

“Perlu ada Satgas khusus lintas sektoral, apalagi sekarang menjelang hari raya kurban. ini untuk memastikan keadaan kesehatan daging kurban dan ekonomi masyarakat,”ujarnya singkat. (Ntbexpose/03)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *