NTB EXPOSE. Lombok Tengah- Dosen Jurusan Manajemen UNRAM L. Adi Permadi baru baru ini mengatakan kepada media,” KKN merupakan salah satu implikasi Tri Dharma perguruan tinggi berupa Pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan KKN memiliki dampak positif dalam melekatkan hubungan mahasiswa dengan masyarakat dalam bentuk pengabdian dan pemberdayaan. KKN bertujuan memberikan pengalaman dan pengetahuan dalam memecahkan masalah-masalah dalam kehidupan bermasyarakat.
Hal tersebut disampaikan oleh Lalu Adi Permadi, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN UNRAM 2021-2022 dalam acara pelepasan mahasiswa KKN di Desa Batu Tulis, Jonggat Lombok Tengah tanggal 28 Desember 2021.
Tema Kuliah Kerja Nyata Tematik Universitas Mataram Periode 2021/2022 di Desa Batu Tulis, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah adalah Pariwisata dan Lingkungan. KKN yang akan dilakukan selama 45 hari berjudul PENGEMBANGAN POTENSI EKOWISATA DI DESA BATU TULIS, KECAMATAN JONGGAT, KABUPATEN LOMBOK TENGAH. Adapun program kerja yang akan dilaksanakan pada saat pelaksanaan Kuliah kerja Nyata berfokus pada eco tourism yang ada di Desa Batu Tulis.
Kepala Desa Batu Tulis Muhsin S. Pd menyatakan bahwa pemerintah desa siap menerima mahasiswa dengan tema yang sesuai dengan kondisi desa, dimana Desa Batu Tulis memiliki sejumlah spot wisata unik dan bersejarah seperti Batu Tulis dan Batu Payung. Selain itu Muhsin juga menyebutkan adanya beberapa Embung yang dapat menjadi lokasi wisata di desanya. Muhsin meminta mahasiswa KKN UNRAM untuk membantu desa dalam membuat pariwisata yang tidak hanya menarik tetapi mengandung nilai-nilai etika dan agama yang tinggi.
Kepala Desa Batu Tulis menyarankan mahasiswa untuk menyatu dengan masyarakat selama berada di desa tersebut. Hal tersebut juga dikonfirmasi oleh Lalu Adi Permadi selaku DPL. Dalam pernyataannya Lalu Adi Permadi menegaskan bahwa mahasiswa harus berbaur dengan masyarakat.
Dalam membangun pariwisata menyesuaikan dengan kondisi masyarakat dan dalam koridor etika dan agama, imbuh Lalu Adi yang juga Ketua Umum Pokdarwis Wirajaya Putra Jonggat (WPJ). Selain itu Lalu Adi menyatakan pembangunan pariwisata Desa Batu Tulis juga sesuai dengan visi dan misi WPJ yang ingin membangun pariwisata Kecamatan Jonggat. Di akhir sambutannya Lalu Adi Permadi yang juga Dosen Jurusan Manajemen FEB UNRAM menyatakan bahwa pihaknya menunggu karya positif yang berdampak untuk pembangunan Desa Batu Tulis dari mahasiswa KKN yang berjumlah 12 orang yang terdiri dari 5 laki-laki dan 6 perempuan.
Abdul Holik sebagai Ketua Kelompok KKN UNRAM di Desa Batu Tulis menyatakan bahwa pihaknya akan bekerja keras untuk memenuhi harapan dari kampus yang disampaikan oleh DPL dan harapan dari desa yang disampaikan oleh Kepala Desa. Abdul Holik yang memimpin 12 orang temannya yang berasal dari Angkatan tahun 2018 melanjutkan dengan memaparkan sejumlah program kerja baik itu program kerja utama dan tambahan. Abdul Holik yang berasal dari Pulau Bawean, Kabupaten Gresik Provinsi Jawa Timur ini menyatakan terima kasih yang setinggi-tingginya atas kesediaan Desa Batu Tulis untuk menerima mereka melakukan kuliah kerja nyata di desa yang terletak di bagian selatan Kecamatan Jonggat tersebut.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Lalu Adi Permadi. “Atas nama Lembaga, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Pemerintah Desa Batu Tulis yang sudah menerima kami untuk melakukan KKN di desa ini, kami memohon bantuan Bapak Kepala Desa untuk membina mahasiswa kami selama berada di Desa Batu Tulis”, pungkasnya.(ntbexpose/03)












