Oknum LSM dari KASTA NTB “Berwatak Premanisme Bentak Dan Takuti Bidan Desa, disorot Tokoh LSM

NTB EXPOSE. Lombok Tengah – Sikap arogansi oknum yang mengaku LSM terhadap Bidan Saenah ternyata menuai banyak sorotan pro dan kontra. Persoalan Bidan Desa (Bides) Saenah kini menjadi viral menyita banyak perhatian para tokoh tokoh LSM di Kabupaten Lombok Tengah Propinsi Nusa Tenggara Barat, salah satunya termasuk tokoh atau aktivis LSM perempuan bernama Baiq Arya Ningrum.

Dalam press rilis yang dialamatkan kepada media, terhadap “kasus” Bidan Saenah, ia menyoroti dari sisi gender.
Sikap arogansi atau intimidasi yang dilakukan oleh oknum yang mengaku dari LSM KASTA NTB tersebut, seharusnya tidak boleh terjadi, karena pertama Bidan tersebut itu perempuan dengan profesi di bidang sosial yang erat hubungannya dengan kemanusiaan, terlebih bidan tersebut adalah seorang janda dan sudah cukup berusia.”Bidan tersebut seharusnya kita anggap orang tua yang seharusnya kita berikan perlindungan dan penghormatan dengan kapasitasnya,”ungkap Baiq Arya Ningrum.

Aktivis senior yang akrab disapa Srikandi Tangguh Dari Utara ini menambahkan dalam kasus tersebut harusnya dari awal ada upaya upaya yang lebih elegan dalam menyikapinya.

” Kita berada negara hukum yang mengedepankan azas praduga tak bersalah, di mana juga budaya kearipan lokal kita sangat memuliakan dan menghormati kapasitas seorang perempuan/IBU,

Saya benar-benar menyayangkan “insiden” yang terjadi, seorang ibu/perempuan dibuat ketakutan, bahkan sampai menangis oleh oknum yang mengaku “pembela rakyat” tersebut,”imbuhnya.

Jika memang ada kesalahan yang dilakukan oleh ibu bidan, silahkan diproses dengan cara yang sesuai dengan aturan yang berlaku di negara kita ini.” Jangan malah menunjukkan sikap premanisme yang sangat kami kutuk,”tambahnya.

Dia berharap siapapun yang bertanggung jawab dalam persoalan tersebut untuk segera mengambil tindakan tegas agar tidak ada lagi kejadian seperti itu terulang kembali,” ungkap Baiq Ningrum yang masih terlihat cantik dan enerjik ini.

Dari informasi yang didapatkan wartawan dari sumber terpercaya, ketiga oknum tersebut bernama Junaidi Toyib, Haerul Fikri, dan sahwan. Junaidi Toyib dan Sahwan ini berasal dari dari Dusun Tibu Sisok Desa Loang Maka Kecamatan Janapria. Sedangkan Haerul Fikri berasal dari Prako, nah ! orang ini yang paling sering buat onar di Puskesmas maupun di Dikes,” kata sumber.

Sumber lain juga mengatakan, Haerul Fikri inilah dulu yang bentak bentak Dokter rumah sakit terkait Covid 19 dan menyumpah nyumpah Dokter non muslim dengan menyebut ” anda berani cerai talak tiga,” sebutnya dalam video yang pernah viral di medsos baru baru ini. Sampai berita ini diturunkan ketiga oknum LSM mengaku dari KASTA NTB tersebut belum berhasil dikonfirmasi. (ntbexpose/03)

 

(ntbexpose/03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *