NTB EXPOSE. Lombok Barat- Dalam kegiatan rapat koordinasi pengurus Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) NTB, membahas program untuk kemajuan prestasi atlet silat di Nusa Tenggara Barat. Termasuk persiapan menghadapi pra PON dan PON tahun 2024.
Bertempat di aula Resto Ujung Landasan Bypass Bill, kamis (29/10/22).
Hadir langsung Ketua Pengprov IPSI NTB Nauvar Furqani Farinduan beserta sejumlah pengurus lainnya.
Dengan terpilihnya pengurus baru IPSI NTB berdasarkan Musyda tanggal 7 Agustus tahun 2022 lalu. Menjadi skala prioritas salah satunya IPSI akan segera mengadakan Silaturrahmi Daerah (Silatda) untuk menampung aspirasi para pegiat dan tokoh silat untuk kemajuan prestasi atlet silat di NTB.
Silatda dimaksudkan jadi syiar, sekaligus ajang persatukan persepsi bersama pegiat silat dan pengurus IPSI di Kabupaten/Kota untuk menampung saran dan masukan bagi kemajuan silat di NTB,” ujar Farin.
Ketua IPSI menjelaskan, secara tekhnis Silatda nanti akan dilaksanakan di 2 tempat, yakni pulau Lombok dan Sumbawa.
” Rencana di Sumbawa dilaksanakan tanggal 6 Oktober 2022, mengundang beberapa perwakilan pengurus dan para pegiat silat yang ada di pulau sumbwa. Kalau di Lombok rencana di Lombok tengah tanggal 16 oktober 2022,” kabarnya.
Dikesempatan tersebut, Farin dengan bangga menyampaikan, beberapa hari pasca sahnya pengurus baru, IPSI NTB langsung menunjukkan prestasinya dengan meraih 4 emas di ajang Popnas tahun 2022.
” Ini bukti kita memiliki potensi luar biasa, bukan hanya kancah lokal, tapi juga Nasional bahkan Regional,” Ujarnya.
Sementara itu menyinggung target mendali dari KONI NTB, Farin janji akan maksimalkan potensi yang ada sehingga capaian 2 emas bahkan lebih bisa terealisasi di pra PON dan PON nanti.
“ IPSI akan mengirim 10 sampai 15 atlet bawa misi raih 2 mendali emas dorongan koni NTB demi harumkan nama baik NTB, ” yakin Farin.
Memastikan persiapan, selain Silatda, IPSI NTB juga berencana akan mengadakan kejuaraan open, guna mencari dan menghimpun bibit atlet yang akan digodok menjadi atlet berprestasi, penerus regenerasi unggul, tumpuan dimasa depan. ( Okto/Irs )






