Fraksi Partai Nasdem Gelar Refleksi Satu Tahun Kerja DPRD Loteng

NTB EXPOSE. Lombok Tengah – Fraksi Partai NasDem DPRD Lombok Tengah menggelar refleksi satu tahun kerja DPRD Lombok Tengah Fraksi Partai NasDem. Ahmad Syamsul Hadi selaku  Ketua Fraksi  Nassem DPRD Loteng dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi antara lembaga legislatif dengan seluruh lapisan masyarakat.

DPRD ini penyambung lidah masyarakat, bukan eksekutor. Karena itu, kolaborasi dan komunikasi yang baik sangat penting agar setiap persoalan di desa bisa tersampaikan dan dicarikan solusinya bersama,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa, Fraksi NasDem telah melakukan diskusi internal mengenai rencana kerja ke depan. Salah satu gagasan yang muncul adalah pembentukan Forum Parlemen Bulanan sebagai wadah berdiskusi dengan berbagai pihak, termasuk masyarakat, akademisi, dan pemerintah desa.

” Forum ini nanti menjadi ruang terbuka bagi siapa pun yang ingin menyampaikan aspirasi atau persoalan di lapangan,” sambungnya.

Di sisi lain, ia menyoroti rendahnya tingkat literasi digital dan politik masyarakat yang cenderung lebih tertarik pada konten hiburan di media sosial ketimbang mengikuti isu-isu kebijakan publik.

” Kita ingin mendorong masyarakat agar mulai aktif dalam kegiatan parlemen dan ikut mengawasi jalannya pemerintahan. Jangan hanya jadi penonton,” tegasnya.

Wakil Bupati Lombok Tengah M Nursiah mengapresiasi langkah Fraksi NasDem yang menghadirkan kegiatan refleksi terbuka seperti ini.

Ia menilai, kegiatan tersebut menjadi contoh baik dalam membangun transparansi dan komunikasi antara DPRD dan masyarakat.

” Ini langkah yang sangat positif. Kita butuh ruang seperti ini agar masyarakat tahu apa yang sudah dan sedang dikerjakan oleh DPRD. Dengan begitu, kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif semakin kuat,” kata Nursiah.

Ketua DPRD Lombok Tengah Lalu Ramdan menyampaikan bahwa refleksi kinerja semacam ini penting dilakukan setiap tahun untuk memastikan fungsi pengawasan, legislasi, dan anggaran berjalan dengan baik.

” Kegiatan refleksi bukan sekadar seremonial, tapi momentum untuk memperkuat komitmen dan menyatukan visi antara DPRD dan pemerintah daerah demi kemajuan Lombok Tengah,” tutup Ramdan.(Ntbexpose/03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *