Peringati HUT IDI ke-118 dan HUT Loteng ke-81, IDI Loteng Gelar Bakti Sosial di Sade Village Rembitan

NTB EXPOSE. LOMBOK TENGAH – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ke-118 dengan Tema IDI Berkemajuan bangsa sehat sejahtera sekaligus dalam memperingati Hari Jadi Kabupaten Lombok Tengah ke-81 dimaknai dengan aksi kemanusiaan. IDI Cabang Lombok Tengah akan menggelar Bakti Sosial (Baksos) di Desa Adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Minggu (04/10/2026) pukul 08.00 WITA.

Kegiatan Baksos ini sekaligus menjadi pengingat dan penyemangat guna memperkuat solidaritas, meningkatkan profesionalisme dan memperluas jangkauan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian nyata terhadap musibah kebakaran hebat yang melanda ikon pariwisata budaya dunia itu pada bulan lalu.

Ketua IDI Cabang Lombok Tengah, Hj. dr. Heny Mardiana, M.Kes., menegaskan kegiatan ini adalah panggilan kemanusiaan. Menurutnya, Desa Adat Sade bukan sekadar destinasi wisata, melainkan etalase kebudayaan Sasak dan kebanggaan Lombok Tengah.

“Sade adalah kita. Ketika Sade terluka karena kebakaran kemarin, kami dari IDI Lombok Tengah merasa terpanggil untuk hadir. Dokter tidak hanya bertugas di rumah sakit, tapi harus hadir di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah,” tegas dr. Heny.

Untuk memastikan kegiatan berjalan maksimal, IDI Loteng telah membentuk kepanitiaan khusus. Ketua Panitia Baksos dikomandoi oleh dr. Dedi Muhadi, dengan wakil dan tim inti dr. Muchlis Efendi, dr. Hardinata, dan dr. Harve. Kegiatan ini juga didukung penuh oleh jajaran pengurus IDI, Wakil Ketua IDI dr. Irma dan Bendahara IDI dr. Lale Yufila.

Pada pelaksanaannya nanti, puluhan dokter akan turun gunung langsung berjibaku melayani warga. Mereka terdiri dari dokter umum dan dokter spesialis dari berbagai disiplin ilmu.

Adapun dokter spesialis yang telah menyatakan siap turun langsung di antaranya dr. Yudha,Sp.KK, dr. Iip, Sp.JP, dr. Dyah, Sp.A, dr. Eka, Sp.A, dr. Buli,Sp.PD, dr. Sutama, Sp.OG, dan banyak dokter lainnya.

“Kami menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya atas partisipasi tulus seluruh dokter umum dan dokter spesialis yang turun gunung langsung aktif di baksos ini. Ini adalah bukti nyata soliditas IDI Lombok Tengah,” ujar dr. Heny.

Rangkaian layanan yang akan diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum gratis, pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, edukasi kesehatan dan kebersihan lingkungan pasca-kebakaran, konseling trauma healing untuk pemulihan psikologis warga, serta pembagian obat-obatan dan paket bantuan kesehatan.

Dijelaskan dr Heny yang juga sebagai Kabid SDK ( Sumber Daya Kesehatan ) Dinas Kesehatan Lombok Tengah ini, seperti diketahui kebakaran hebat bulan lalu telah menghanguskan sejumlah rumah adat beratapkan alang-alang di Sade Village, warisan leluhur yang tak ternilai. Musibah itu tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga memukul ekonomi warga yang menggantungkan hidup dari tenun dan pariwisata budaya.

Kini Sade Village membutuhkan revitalisasi total untuk dibangun kembali,” sambung Owner Klinik Winerka di Praya ini.

“Pemulihan Sade tidak bisa dibebankan kepada satu pihak saja. Ini kerja kolektif. Kami dari IDI memulai dengan apa yang kami bisa, yaitu layanan kesehatan. Semoga dari abu kebakaran ini, Sade bisa bangkit kembali lebih kuat, lebih sehat, dan tetap lestari sebagai kebanggaan kita,” pungkas dr. Heny.

Kehadiran puluhan dokter dengan jas putih di tengah puing rumah adat Sade pada Minggu pagi nanti diyakini akan menjadi simbol harapan baru bagi kebangkitan Sade Village mendatang. (*/Rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *