Hari Pertama MotoGP Mandalika 2026 Kondusif, Bukti Nyata Kesiapan NTB Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia

NTB EXPOSE. LOMBOK TENGAH – Gelaran akbar Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 resmi dimulai. Di hari pertama, Jumat (9/10/2026), kondisi lalu lintas menuju Pertamina Mandalika International Circuit terpantau kondusif, lancar, dan terkendali.

Pemandangan ini menjadi bukti nyata kemajuan pariwisata Nusa Tenggara Barat. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang dulu dikhawatirkan macet total, kini menunjukkan wajah barunya: ramah, tertib, dan siap menyambut ratusan ribu wisatawan dunia.

Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan, Polri, dan TNI disiagakan di setiap titik krusial untuk memastikan kenyamanan penonton dan kelancaran arus.

Koordinator Lapangan Perhubungan di Pos BIL, Suartini, menjelaskan bahwa arus di hari pertama masih relatif landai karena jumlah penonton belum membludak.

“Kondisi lalu lintas pada hari pertama masih relatif landai. Untuk sementara, belum dilakukan pengalihan arus lalu lintas,” jelasnya.

Namun, ia menegaskan, skenario rekayasa lalu lintas telah disiapkan matang. Jika volume kendaraan meningkat signifikan di hari kedua dan ketiga, sistem buka-tutup dan pengalihan arus akan diterapkan seperti penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya.

Sementara itu, dari jalur utama Sengkol – pintu masuk dari arah Mataram dan luar Lombok Tengah – arus kendaraan mulai menunjukkan peningkatan.

Perwira Pengendali (Padal) Pos Pengamanan di kawasan Bundaran Bizam, AKP Agus Rahman, menyebut 15 personel telah disiagakan untuk pengaturan dan penyekatan bersama panitia dan tim Sirkuit Mandalika.

“Koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk memastikan informasi mengenai pengaturan lalu lintas tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” tuturnya.

Menurutnya, hingga hari pertama ini belum ada kendala berarti. Semua informasi tersampaikan melalui papan petunjuk digital yang dipasang panitia serta sosialisasi langsung oleh personel di lapangan.

Ini adalah potret kemajuan. Jika tahun-tahun pertama MotoGP identik dengan kemacetan dan kebingungan, tahun 2026 ini manajemen lalu lintas Mandalika sudah naik kelas.

Menutup keterangannya, AKP Agus Rahman mengimbau masyarakat dan wisatawan yang akan hadir di puncak acara pada hari kedua dan ketiga agar tetap patuh.

“Pengendara sepeda motor diingatkan untuk menggunakan helm, sedangkan pengendara mobil wajib mengenakan sabuk pengaman. Masyarakat juga diminta menjaga kecepatan kendaraan dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan,” ungkapnya.

Dengan lalu lintas yang kondusif di hari pertama, Mandalika mengirim pesan kuat kepada dunia: NTB tidak hanya punya sirkuit terindah di dunia, tapi juga pelayanan pariwisata yang semakin profesional dan membanggakan.(*/Ntbexpose/04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *