Dari GOR Tastura, Bupati Loteng Gaungkan Semangat Bushido Karate : Bupati Cup 5 2026 Bukan Sekadar Perebut Piala, Tapi Kawah Candradimuka Karakter Generasi Muda

NTB EXPOSE. LOMBOK TENGAH – Gemuruh semangat Bushido menggema di Gedung Olahraga (GOR) Tastura, Selasa (6/10/2026). Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri,S.IP.,M.AP., secara langsung membuka perhelatan akbar ” National Open Karate Championship Bupati Cup 5 Tahun 2026 “, sebuah turnamen yang telah menjelma menjadi ikon pembinaan prestasi bela diri di Nusa Tenggara Barat.

Pembukaan kejuaraan nasional ini bukan sekadar seremoni pengibaran bendera dan pemukulan gong. Lebih dari itu, ini adalah penegasan komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dalam menjadikan olahraga sebagai instrumen strategis pembangunan Sumber Daya Manusia.

Ratusan karateka dari berbagai penjuru tanah air berkumpul di jantung Kota Praya. Sabuk putih hingga sabuk hitam, usia dini hingga senior, semua hadir dengan satu tujuan yang sama: memperebutkan ” Piala Bergilir Bupati Lombok Tengah “, sekaligus menguji sejauh mana hasil latihan keras yang telah ditempa selama bertahun-tahun.

Dalam sambutannya yang penuh filosofi, Bupati Pathul meluruskan makna terdalam dari sebuah kompetisi. Menurutnya, Bupati Cup tidak boleh dimaknai secara sempit hanya sebagai arena perebutan medali dan piala.

“Kejuaraan ini kami harapkan tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi menjadi ruang belajar, ruang untuk mengukur kemampuan diri, dan kawah candradimuka untuk mencari pengalaman bertanding yang sesungguhnya bagi atlet-atlet muda kita,” ujar Bupati Pathul dengan penuh penekanan.

Bupati yang dikenal dekat dengan dunia olahraga ini menambahkan, kompetisi olahraga memiliki dua dimensi yang tak terpisahkan. Dimensi pertama adalah prestasi, yaitu mengharumkan nama daerah di kancah nasional. Dimensi kedua yang jauh lebih penting adalah pembentukan karakter.

“Melalui karate, kita tidak hanya membentuk atlet yang kuat fisiknya, tetapi generasi muda yang disiplin, rendah hati, bermental baja, dan menjunjung tinggi sportivitas. Itulah karakter yang dibutuhkan Lombok Tengah di masa depan,” tegasnya.

Lebih jauh, Bupati Pathul melihat Bupati Cup 5 sebagai jembatan emas bagi karateka lokal. Selama ini, atlet daerah seringkali haus akan jam terbang dan lawan tanding yang sepadan. Melalui ajang open championship berskala nasional ini, mereka dipaksa untuk keluar dari zona nyaman.

Mereka akan berhadapan langsung dengan karateka-karateka terbaik dari berbagai daerah di Indonesia, dengan gaya bertarung dan teknik yang berbeda-beda. Dari sanalah, kemampuan mereka akan terasah, mental mereka akan teruji, dan prestasi mereka akan terus menanjak.

Adapun National Open Karate Championship Bupati Cup 5 Tahun 2026 ini akan berlangsung selama empat hari penuh, ” mulai 5 hingga 8 Oktober 2026 “, di GOR Tastura Praya.

Selama empat hari tersebut, GOR Tastura akan menjadi saksi lahirnya juara-juara baru, tetesan keringat, dan teriakan kiai yang membahana. Sebuah panggung besar telah disiapkan, dan kini saatnya para kesatria dojo membuktikan siapa yang terbaik.

Dari Tastura, Bupati Pathul tidak hanya membuka sebuah kejuaraan, ia membuka harapan baru bagi lahirnya pendekar-pendekar karate masa depan dari Lombok Tengah untuk Indonesia.(*/Ntbexpose/04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *