NTB EXPOSE. LOMBOK BARAT — Semangat ala “Hambalang” terasa di Supercamp Madani, Desa Sedau, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Selama tiga hari, 500 pemuda dari seluruh kabupaten/kota se-NTB mengikuti Diklat Laskar Gerindra NTB 2026, Jumat 11 – Minggu 13 September 2026.
Para peserta tidak hanya dibekali wawasan kebangsaan dan cinta NKRI. Mereka juga mendapat pengalaman hidup baru, disiplin, kebersamaan, hingga persahabatan yang terjalin selama pelatihan.
Salah satu peserta asal Lombok Tengah, Gigih, mengaku sempat ingin pulang di hari pertama.
“Awalnya saya tidak mau. Tapi setelah mengikuti pelatihan, banyak hal yang saya dapatkan. Terutama disiplin dalam hidup ini,” ungkapnya.
Menurut Gigih, panitia sangat memperhatikan kebutuhan peserta. Mulai dari pakaian, makanan, hingga kesehatan.
“Pakaian 5 stel, sepatu 2 pasang, selimut, makan minum, bahkan transportasi kami ditanggung semua. Petugas kesehatan standby 24 jam. Luar biasa, kami sangat senang,” katanya.
Namun, disiplin ketat juga menghadirkan cerita “pahit manis”. Peserta harus bangun sebelum subuh, apel setiap hari, berbaris di lapangan hingga keringat bercucuran, makan dan mandi dibatasi waktu.
“Yang paling tidak enak itu tidak boleh merokok. Kalau ketahuan, dihukum dan rokoknya disita. Kadang sembunyi-sembunyi kita merokok, mana jual rokok jauh lagi,” ceritanya sambil tertawa.
Ketua DPD Partai Gerindra NTB, H. L. Pathul Bahri atau LPB yang juga Bupati Lombok Tengah, mengatakan diklat ini bertujuan mencetak pemuda tangguh.
“Mereka dididik untuk memiliki semangat juang membela keutuhan NKRI. Menjadi pemuda yang cinta tanah air dan menjadi pejuang partai dalam menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya.
Senada, Gubernur NTB L. M. Iqbal atau LMI menegaskan, Laskar Gerindra dibentuk untuk memenangkan partai sekaligus memenangkan hati rakyat.
“Kalian dibentuk melalui pelatihan ini untuk menjadi pejuang partai, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan mendukung Presiden Prabowo Subianto agar terus memimpin negara ini dengan baik,” kata Gubernur saat penutupan.
Apel penutupan dipimpin langsung oleh LPB selaku Inspektur Upacara. Hadir pula seluruh anggota DPRD Fraksi Gerindra NTB dan para Ketua DPC Partai Gerindra se-NTB.
Sebagai bentuk apresiasi, Ketua DPD Partai Gerindra NTB menyerahkan satu unit motor listrik kepada Komandan Upacara yang dinobatkan sebagai peserta terbaik.
Dengan berakhirnya diklat ini, 500 peserta mengaku siap. Bahkan banyak yang menyatakan kesiapannya mengikuti pelatihan lanjutan di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Dalam acara tersebut nampak hadir para pengurus elit Gerindra NTB salah satunya Muhalip ketua DPD Gerindra Lombok Tengah. (*/Ntbexpose/04)






