NTB EXPOSE. Lombok Tengah – Menyikapi persoalan keamanan di kawasan Kecamatan Pujut di Kabupaten Lombok Tengah, terutama di kawasan pariwisata Mandalika, menurut HL. Wiraksa M, B,Sc, S,IP, MM salah seorang anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah dari Partai Nasdem, baru baru ini mengatakan kepada wartawan, secara umum kalau kita melihat gambaran dari perspektif keamanan.
Hal tersebut memang sangat urgent dibutuhkan, satu contoh misalnya, ketika dirinya menjabat sebagai Camat Pujut belasan tahun yang lalu, ia berpikir untuk mengurangi dampak tersebut dirinya melakukan pendekatan dengan melakukan pemberdayaan warga masyarakat, misalnya dengan memberikan peluang kegiatan positif dan kreatif hingga lapangan kerja untuk meminimalisir dampak sosial yang berpengaruh terhadap kriminalitas,”sambung Wiraksa.
Alhamdulillah dengan kiat-kiat seperti itu, kita dapat memininalisir grafik potensi gangguan kamtibmas, namun sejak tahun 2014 baru baru ini terjadi lagi seperti kejadian tawuran antar desa dan kasus kriminalitas lainnya, lebih lebih saat menjelang Pemilu yang tinggal menghitung hari kedepan pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang,”ungkap Wiraksa.
Hal hal seperti itu sangat kita sayangkan apalagi kejadian gangguan kamtibmas terjadi di kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, dimana Pemerintah mulai dari kabupaten, propinsi sampai pusat telah bersusah payah melakukan pembangunan pariwisata kelas dunia, hingga dibangunnya Sirkuit MotoGP di KEK Mandalika, dimana hal tersebut sangat diharapkan bisa memberikan multi efect player baik profit dan benefitnya kepada masyarakat Pemerintah dan negara,” kata Wiraksa.
Oleh karena itu menurut saya, adapun langkah langkah yang harus dilakukan oleh Pemerintah, Aparatur penegak hukum dan stake holder lainnya, tentu kita harus memberikan edukasi positif mengenai pentingnya pola keamanan yang menyeluruh bagi kita semua. pengamanan yang dimaksud tentu tidak dalam sehari dua hari, ditangani APH, namun harus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melakukan pendekatan persuasif maksimal dengan pola edukasi sosial secara terstruktur dan terukur, kepada segenap lapisan masyarakat, baik kepada para tokoh dari kalangan pemuda tokoh masyarakat, tokoh agama dan juga tokoh tokoh berpengaruh lainnya.
Hal tersebut, salah satunya kita harus melakukannya dengan cara mengedepankan lokal wisdom atau budaya kearifan lokal yang dulu dilakukan oleh nenek moyang kita untuk masyarakat dan daerah setempat, oleh karena itu kami sangat berharap kepada semua lapisan masyarakat, terutama di kawasan selatan ini, mari kita sama sama menjaga Kamtibmas, bukan saja secara ofline tetapi mari kita jaga kamtibmas secara online terutama didunia maya demi keberlangsungan pembangunan pariwisata dan kesuksesan Pemilu 2024 ini untuk kepentingan kita semua,”himbau Wiraksa yang dikenal sederhana dan memasyarakat tersebut. (Ntbexpose/03)






