Ratih Fibrianti SH M.Kn : Outing budaya ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kami
NTB EXPOSE. Lombok Tengah – Pada hari Selasa19/9 minggu lalu. SD Islam Terpadu Nurul Fikri Selong Lombok Timur, melakukan Outing atau belajar diluar sekolah, yakni pelajaran mengenai pengenalan Budaya Sasak. Adapun lokasi dilaksanakan di Kampung Adat Sasak Ende Desa Sengkol Pujut Lombok Tengah.
Rombongan tersebut tiba di Kampung Sasak Ende sekitar pukul 11 Pagi, terdiri dari 5 Minibus. mereka diterima oleh pihak pengelola Kampung Adat Nde yang diketuai Tantowi Surahman. Sebelum memasuki area Kampung Adat tersebut, mereka berjejer rapi berbaris menuju lokasi Aula Bale Budaya, di Aula tersebut ratusan murid di briefing mengenai pengenalan Adat Budaya Sasak, berikut ditampilkan pertunjukan beberapa atraksi Seni budaya seperti pentas Gendang Beleq, Peresean hingga cara menenun (menyesek-) berikut pengenalan rumah rumah adat Sasak yang terbuat dari tanah, berdinding pagar bambu dan beratapkan rumbia atau alang alang.
Dalam pementasan atraksi diceritakan mengenai asal mula terciptanya kesenian Gendang Beleq yang merupakan tetabuhan untuk menyambut prajurit di medan peperangan, atraksi Peresean sebagai uji nyali keberanian laki laki Sasak dan juga ditampilkan berbagai atraksi atraksi budaya lainnya.
Menurut Arif Samsul selaku Ketua rombongan mengatakan, Program Outing bertajuk Amazing school for better education tahun pelajaran 2023/2024 ini, adalah program belajar budaya diluar sekolah yang dirangkai dengan refreshing para murid.
Outing ini di Kampung Sasak Nde, fokus pada pelajaran pengenalan Budaya Sasak Lombok yang rutin kami lakukan setiap tahunnya, “pengenalan ini penting dilakukan sebagai ajang pengenalan budaya dari kita semua sebagai suku Sasak, agar tidak lupa akan budaya kita, selesai dari Nde kita nantinya kita akan menuju Masjid Nurul Bilad dan pantai Mandalika,” kata Arif.
Kegiatan Outing tersebut dirangkai juga dengan aksi sosial, yaitu berbagi pada warga kampung Ende, dengan tujuan, memupuk dan menumbuh kembangkan jiwa sosial dan kepedulian pada murid untuk saling tolong menolong. Adapun bentuk barang yang akan dibagi berupa, bingkisan sembako ada yang berisikan gula, mie instan, beras,telur atau minyak goreng.
Dikesempatan yang sama menurut salah seorang siswa kelas 6 bernama Arya Sangga Buana mengatakan, dirinya sangat senang mengikuti pelajaran Outing pengenalan budaya di Kampung Sasak Nde ini, kami senang belajar budaya, dapat menonton atraksi Gendang Beleq, Presean dan hal hal menarik lainnya untuk menambah ilmu dan wawasan kami,”kata Arya.
Dikesempatan yang berbeda, menurut ibu/wali murid dari Arya Sangga Buana bernama Ratih Fibrianti SH, M.Kn, bekerja sebagai Notaris/PPAT di Lotim ini mengatakan,” Program yang diadakan oleh SDI Nurul Fikri Selong ini sangat bermanfaat bagi tumbuh kembang pengetahuan murid dalam pengenalan akan budaya, hal ini juga sangat penting dilakukan di era teknologi digital ini, dimana anak anak bisa dididik untuk belajar budaya diluar sekolah,”kata Ratih.
Ratih Fibrianti menambahkan, Program ini selain penting untuk pengenalan Budaya, hal ini juga dapat menambah wawasan dan pengalaman, hingga membiasakan siswa-siswi belajar secara langsung mengenal tempat tempat bersejarah dan budaya setempat.
Siswa-siswi dapat memperoleh pengalaman langsung dari objek yang dilihatnya berupa atraksi dan tarian yang dapat menambah wawasan dan kreatifitas mereka. Mudah mudahan Program ini bisa diikuti juga oleh sekolah sekolah lainnya,” kata Notaris/PPAT senior yang berkantor di sebelah utara Trafict Light atau diutara Masjid Raya Masbagik Masbagik Lotim ini.(Ntbexpose03)








