H Saman Budi S.Ag : 1.677 warga  Sukarare Sebagai Penerima Program Cadangan Pangan Pemerintah

NTB EXPOSE. Lombok Tengah – Program Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk Kecamatan Jonggat Lombok Tengah hari ini mulai di salurkan, penyaluran ini sendiri kepada masyarakat langsung melalui masing masing desa di Kecamatan Jonggat.

Berbeda dengan desa desa lain meskipun tergolong sedikit terlambat namun masyarakat tetap sabar serta antusias sabar menunggu waktu pembagian beras program perbaikan pangan masyarakat ini.

Menurut Kepala Desa Sukerare, H Saman Budi. S.Ag. pembagian program, Cadangan Pangan Pemerintah ini, mulai dibagikan kepada masyarakat pada pukul 14.00, dimana sebelumnya pemerintah desa sebelumnya sedikit terkendala telatnya pendistribusian dari pihak Bulog NTB yang bekerja mendistrbusikan penyaluran beras kepada semua Desa di Kecamatan Jonggat, sehingga Desa Sukerare mendapatkan bagian pendistribusian agak terlambat dari jadwal sebelumnya.
Dikatakannya, “di Desa sukerare ini ada sekitar 1.677 masyarakat penerima program Cadangan Pangan Pemerintah, meskipun masih banyak kekurangan kami, sebab ada sebagian masyarakat juga yang belum mendapatkan insyalloh kami akan perbaiki dan mencoba mendata kembali pada penerimaan program selanjutnya.”terang Kepala Desa Sukerare.
Ditambahkan H Saman Budi bahwa dari jumlah penerima 1.677 tersebut ada sekitar 10 dusun yang akan menerima bantuan beras,

yang menerima berasnya sendiri masing masiang warga masyarakat mendapatkan 10Kg, menurut rencana akan dibagikan dalam beberapa tahap. Tahap pertama pada hari ini kamis (27/04/23) dan akan dilanjutkan besok paginya di hari jumat hingga jumlah penerima telah tercukupi menerima bantuan.
Harapan Kepala Desa H Saman Budi dengan adanya bantuan program CCP persoalan rawan pangan tersebut khususnya di Desa Sukerare dapat teratasi dan masyarakat dapat tetap bersyukur denganadanya bantuan ini sehingga apa yang menjadi tujuan pemerintah berjalan baik serta masyarakat dapat mendukung apapaun yang menjadi kebijakan pemerintah.
“Menurut kami penyaluran beras ini sangat tepat waktu , mengingat persediaan cadangan pangan masyarakat sudah menipis hal ini disebabkan hasil panen kemain semua petani menjual hasil panennya karena harga yang cukup bagus, sehingga sedikit sekali yang tersisa sebagai cadangan pangan hingga panen berikutnya.”tutupnya.(Ntbexpose/03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed