Hamzan Halilintar : Tim Percepatan Pembangunan Loteng tidak punya nyali dan hanya bergaya gaya saja “silahkan bubar “
NTB. Lombok Tengah – Hamzan Halilintar selaku Ketua LSM Gempar NTB dalam press rilisnya kepada media Rabu (15/2) Dia menyorot tidak meratanya pembangunan di Loteng khususnys di bidang pendidikan, ia mengatakan,”Kondisi bangunan SDN Menyiuh Desa Selebung Rembiga Lombok Tengah yang rusak, butuh untuk segera diperbaiki karena mengancam keselamatan siswa.
“Bangunan tersebut kondisinya semakin memprihatinkan, bahkan ruang kelas yang ambruk pada tahun 2021 akibat angin kencang dan lapuk, sampai saat ini saja belum diperbaiki,” kata Hamzan.
Hamzan juga mengutip statement Ketua Komite SDN Menyiuh bernama Muhamad Subur yang mengatakan, kondisi bangunan yang rusak itu membahayakan keselamatan peserta didik, keadaan tersebut juga mengakibatkan proses belajar mengajar tidak berjalan maksimal.
”Kondisi bangunan banyak yang tak layak, sangat memprihatinkan, membahayakan keselamatan anak didik.
Kami juga selalu khawatir, terutama saat hujan atau angin kencang,” jelasnya.
Selain itu Hamzan Halilintar juga mengatakan,” Kalau saya lihat pemerataan pembangunan di Lombok Tengah ini masih belum merata kebanyakan ditumpuk disuatu daerah saja atau yang deket sama pejabat
Padahal Pembangunan di Lombok Tengah belum merata “kemana tim percepatan pembangunan Lombok Tengah yang dibentuk oleh Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati.
Parahnya gaji gaji mereka itu dari uang rakyat, “kalau hanya sekedar bergaya gaya saja ”silahkan bubar ”
Segera sampaikan hal ini semua ke Pemerintah Daerah, kalau memang kawan kawan selaku tim percepatan tidak didengar sama Pemda, berarti nyali kalian gak ada”” pungkas Hamzan Halilintar. Hasan Masat selaku Ketua Tim Percepatan Pembangunan Lombok Tengah ketika Dikonfirmasi wartawan terkait hal tersebut, via hp belum ada respon. (Ntbexpose/03)






