Tidak Becus Dan Kebanyakan Gaya Dinas Pariwisata Loteng Didemo

Agus Sukandi : Mereka pengecut tidak berani temui kami, kami akan datang dengan masa yang lebih besar lagi

NTB EXPOSE. Lombok Tengah – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Tengah di demo Lembaga Swadaya Masyarakat yang menamakan dirinya Aliansi Deklarasi NTB yang diketuai oleh Jayanti Umar pada hari Rabu (16/11).

Dalam orasinya Aliansi Deklarasi NTB diwakili Agus Sukandi selaku orator mengecam kinerja oknum oknum di Dinas Pariwisata Lombok Tengah yang dipimpin H. Lendek Jayadi dinilai tidak becus dan kebanyakan gaya. Kadisnya tidak kompak bekerja bersama anak buahnya,” kata Agus Sukandi akrab dipanggil Agus gondrong tersebut.

Selain itu Lalu Edi Kurniawan orator lainnya juga berorasi dengan mengatakan Dinas Pariwisata terlalu banyak yang diurus mereka harus fokus bekerja agar hasilnya tidak mengecewakan Bupati dan masyarakat Lombok Tengah

Menurut Agus Gondrong, salah satunya bukti kegagalan Disparbud Loteng adalah mangkraknya sarana rekreasi proyek Sintung Park di Desa Sintung Kecamatan Pringgarata dan proyek proyek lainnya yang diduga rawan Korupsi, kolusi dan nepotisme, itu sebagai ketidakmampuan Lendek Jayadi dalam memimpin Dinas Pariwisata. Begitu juga dengan BPPD yang dinilai gagal dan menimbulkan masalah.

Selain itu juga ada milyaran lebih anggaran DAK yang dikucurkan setiap tahun untuk pelatihan pelatihan pengembangan SDM pegiat wisata disinyalir kurang tepat sasaran, rawan KKN dan dicurigai ada yang disalahgunakan dan itu harus diusut tuntas, cecar Agus.

Tidak puas berteriak teriak di Gerbang Kantor Bupati, walau mereka dijaga ketat Pol-PP mereka nekad menerobos masuk ke halaman kantor bupati. Mereka berteriak lantang mengatakan Disparbud Loteng hanya jalan ditempat tidak ada inovasi yang berarti buat memajukan Pariwisata Lombok Tengah, mereka terlalu banyak bergaya gaya tapi hasil kerja tidak sesuai dengan gaya mereka, ” sindirnya.

Selain itu aktivis lainnya bernama Sadam Husen meminta agar Bupati mengevaluasi  jajarannya di Dinas Pariwisata “kalau mau Dinas Pariwisata lebih baik lagi kedepannya,” kata Sadam.

Namun sayang sekali para pendemo dicuekin karena tidak ada satupun pejabat Dinas Pariwisata yang keluar menemui mereka mereka mengancam akan datang dengan masa yang lebih banyak lagi,” tegasnya. “Mereka dasar pengecut tidak berani menemui kami, mereka harus bertanggung jawab,” beber Agus Sukandi.(ntbexpose/02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *