Semarak Ultah Ke12 TK Nubia Tiwu Galih Banjir Pujian

NTB EXPOSE. Lombok Tengah – Meriahkan hari jadi ke-12, TK Nubia Kelurahan Tiwu Galih, Kecamatan Praya, Lombok Tengah, gelar berbagai rangkaian kegiatan yang cukup semarak. Salah satunya adalah lomba mewarnai, diikuti 102 peserta teregistrasi dari perwakilan 11 TK / PAUD di sekitarnya.

Ahmad Fatoni selaku Kepala Sekolah mengatakan, Sabtu ( 21/10/22 ). Kehadiran TK Nubia mampu dirasakan lebih luas oleh masyarakat terutama bagi lembaga-lembaga lain setingkatnya sebagai sarana perkuat sinergitas dan menjaga silaturahmi.

” Kami ingin jadi pioner, mediator, dan barometer, bisa diikuti, untuk sama-sama bergerak maju,” ungkapnya.

Diterangkan, acara sudah dimulai sejak jum’at ( 20/10/22 ), diawali pemotongan tumpeng berbarengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Tujuannya, lanjut Fatoni, memberi wadah atau ruang berekspresi seluas-luasnya yang disimbolkan dengan pelepasan 100 burung merpati oleh Kepala sekolah, segenap dewan guru, dan para wali murid.

” Melalui kompetisi mewarnai,  merangsang tumbuh kembang anak secara mandiri guna mencetak generasi unggul sejak dini demi masa depan bangsa,” ujarnya.

Diutarakan, semenjak berdiri 2009 silam, pihaknya terus lakukan upaya pengembangan, sehingga dapat merubah status dari Paud ke TK dalam waktu singkat karena dilihat progres yang signifikan oleh Kemendikbud.

” Alhamdulillah, kami sudah mencetak lulusan sebelas kali wisuda, rata-rata cakap membaca menulis dan masuk di SD favorit, setiap tahun estimasi peserta didik baru tidak kurang dari 50 anak,”imbuhnya.

Untuk tingkatkan mutu, TK Nubia rutin bekali para guru dengan workshop, kompetensi, dan studi banding sebagai bentuk evaluasi dan inovasi.

Ahmad Fadlan selaku dewan juri mendukung total giat TK Nubia. Menurutnya, langkah tersebut sangat menginspirasi usai dilanda pandemi covid-19.

Melalui mewarnai, diharap dapat jadi stimulis bentuk mental, karakter dan nalar anak. Bahan penilaian, bagaimana anak berani mencampur warna, tehnik mewarnai dan rapi goresannya.

” Kita tidak mencari juara, tapi lebih ke arah mendidik dulu, membentuk kemampuan dan bakatnya, sehingga miliki kepercayaan diri,” paparnya.

Siti Ramlah, salah seorang guru dari  PAUD Cahaya Kartini sangat apresiasi. ia mengaku begitu antusias. Kegiatan tersebut dinilai bagus terutama untuk menggenjot semangat anak-anak terus berkarya. ( Irsyad )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *