NTB EXPOSE. Lombok Tengah – Kegiatan Rapat Kerja Daerah ( Rakerda ) Ke-III tahun 2022 Komunitas Jurnalis Lombok Tengah ( KJLT ) mendapat sorotan banyak pihak.
Pasalnya, dengan menampilkan suasana berbeda yakni menggugah tema pariwisata budaya dan mengambil tempat bersejarah yakni di Gdeng Beleq Bondjeroek Jonggat Loteng. Mendorong antusiasme para tamu undangan berdatangan.
Tak tanggung-tanggung Gubernur dan Kapolda NTB diwakili Kepala Dinas Kominfotik NTB Baiq Nelly Yuniati AP, M.Si mewakili Gubernur dan Kabid Humas Polda NTB Kombespol Artanto, SIK mewakili Kapolda, hadir pula dari lingkup Kabupaten, Bupati Lombok Tengah HL. Pathul Bahri S.IP diwakili Kabag Humas Lombok Tengah atau kini berubah nama menjadi Kabag Prokopim, Lalu Muhammad Saleh. Kemudian hadir juga Suhadi Kana Sekretaris DPRD Loteng, Andi Mardan Anggota DPRD Loteng asal Bonjeruk, Camat Jonggat Lale Anis Pajriani, jajaran Forkopimda Loteng, Kepala Cabang Bank NTB, undangan penting lainnya Kades Bonjeruk Lalu Audi Rahman dan beberapa Kepala Desa lainnya.
Ketua umum KJLT H. Adi Supriadi dalam sambutannya, menyeru agar Birokrasi Pemerintahan baik itu Pemprov, Kepolisian, Pemkab sampai mengerucut ke tingkat Pemdes saling mendukung dan jadi mitra yang solid untuk meraih kemajuan bersama.
” Kami ingin fokus angkat pariwisata, budaya, dan kearifan lokal. Selepas Rakerda berniat akan adakan festival pembayun, pewayang, atau bahkan peresean untuk pertahankan eksistensi kekayaan khazanah Nusantara di bumi Lombok Tengah, maka dukungan dan partispasi semua pihak sangat diharapkan,” paparnya.
Kadis Kominfotik NTB, Baiq Nelly Yuniarti beri apresiasi penuh pada KJLT. Terlebih sebagai sesama putra putri Loteng mesti bangga. Karena Loteng mendapat perhatian maksimal pemerintah pusat dengan menanam investasi triliunan rupiah utamanya di sektor pariwisata dan peranan pers khususnya sangat strategis dalam menunjang kelancaran, kesuksesan. Karena apapun yang ditulis bisa membentuk opini publik. Apalagi KJLT beranggotakan puluhan media, pastilah miliki kekuatan dan daya dobrak besar,” kata Kadiskominfotik Pemprop NTB tersebut.
” Rasa bangga ini, mari kita tuangkan juga dalam tulisan atau pemberitaan, agar Loteng dan NTB tersiar good news ke khalayak tebar citra positif, dan mari redam bad news guna menjaga kepercayaan, jangan buat blunder,” pesannya.
Nelly nyatakan kedepan siap bersinergi dengan insan pers, saling bekerjasama, saling berkontribusi demi kemajuan bersama.
Kabid Humas Polda NTB Kombespol Artanto SIK kurang lebih beranggapan sama. Ia menyadari dunia pers itu ternyata sangat luar biasa. Sebab sebelum jabat bidang Kehumasan, Pria asal jogja tersebut akui sama sekali pengetahuan tentang media blank. Bagaimana bisa menulis, komunikasi, bangun opini publik, dan lainnya itu dirasa cukup sulit.
” Berkaca dari semangat masyarakat luas nonton Moto GP lalu, kita mesti pertahankan eksistensi itu dengan ciptakan iklim penyebaran informasi baik, sehingga terus mampu rangsang orang-orang kembali ke NTB, dan media adalah kuncinya tak terkecuali bagi KJLT sebagai salah satu perpanjangan tangan Pemerintah, ” imbuhnya.
Lalu M. Saleh Kabag Humas dan Protokol Pemkab Loteng mengungkapkan. Berdasar Perbup Nomer 69 tentang perubahan Nomenklatur dari status Kabag Humas Protokol menjadi Protokol Kumunikasi Pimpinan merupakan anugerah bagi teman-teman wartawan. Dengan demikian kedepan dikelola dibawah payung Dinas yaitu Kominfo yang sekupnya lebih luas. Sehingga apapun bentuk kerjasama, kebutuhan dan sebagainya akan terjamin dan terakomodir.
Dikesempatan itu, Saleh sampaikan salam takzim Bupati HL. Pathul Bahri yang berhalangan hadir karena melantik ratusan CPNS diwaktu sama. Bahwa pihaknya layangkan penghargaan terdalam pada KJLT.
” Semoga Rakerda dapat hasilkan struktur organisasi handal diisi SDM handal serta lahirkan program kerja yang kontekstual dan terarah,” terangnya ( Irsyad )












