Trash Hero Tastura ” Pahlawan Sampah Dari Puyung Untuk Masyarakat Lombok Tengah 

Hanapi : Terpenting adalah mengedukasi anak anak peduli sampah sejak usia dini

NTB EXPOSE. Lombok Tengah – Hanapi Ketua Trash Hero Chapter Lombok Tengah untuk urusan sampah patut diapresiasi. Alasannya, dia saat ini tengah berjibaku memerangi sampah dengan ikut melakukan pembersihan pembersihan sembari memberikan edukasi tentang sampah kepada anak anak usia dini.

Seperti Dijelaskan Hanapi kepada wartawan Rabu (5/10), dirinya ikut bergabung di Trash Hero Indonesia (THI ) semata mata karena kepedulian terhadap alam dan lingkungan yang kian hari semakin prihatin dengan banyaknya sampah yang terus menerus mengalami peningkatan,” cetusnya.

Untuk lebih mengenal THI dimulai dari Profil Trash Hero Tastura yang bersekretariat di Dsn Otak Desa, Desa Puyung Kecamatan Jonggat Lombok Tengah  ini adalah salah satu bagian dari Trash Hero Indonesia yang merupakan sebuah gerakan global yang dikelola oleh Relawan Peduli Lingkungan dan Sampah, dimana misi kami adalah mengajak masyarakat lokal untuk secara bersama sama menjaga dan membersihkan lingkungan masing masing serta menghindari dan mengurangi produksi sampah secara berlebihan, baik dari tingkat rumah tangga, kelompok perusahan dan industri, sehingga tidak menimbulkan tumpukan sampah yang membahayakan manusia dan lingkungan sekitar.

Dan tentunya tujuan dari aksi ini adalah bisa menciptakan Gumi Paer bebas sampah,” tukas Hanapi. Dijelaskannya, adapun Induk organisasi ini terdaftar di Swiss dengan nama Trash Hero World yang merupakan organisasi Nirlaba.

Ia mengatakan, “sampai saat ini kami memiliki jaringan lokal di setiap daerah di Indonesia dan terdapat 70 chapter aktif dan angka ini terus berkembang.

Adapun yang kami lakukan adalah
melakukan aksi bersih, kami melakukan kegiatan Mingguan dimana setiap hari Minggu pagi dari jam 08:00-09:00 kami memungut sampah, belajar bersama, mengundang serta memotivasi masyarakat lokal untuk menjadi bagian dari Trash Hero Tastura

Selain itu juga kegiatan kami adalah melakukan kegiatan sambang wisata sebulan sekali baik wisata alam, Kolam pemandian, Pantai, serta objek objek wisata lainya guna memperkenalkan dan mengajak semua pihak untuk menjaga Gumi Paer dari sampah plastik serta mengedukasi pentingnya membuang sampah pada tempatnya.

Tidal hanya berhenti disitu kami juga memberikan Pendidikan anak anak diusia dini ( Edukasi Dini ) tentang sampah.
Kami memiliki buku cerita untuk anak anak yang kami buat sendiri dengan dilengkapi panduan dan penghargaan terhadap semua aksi kegiataan kami,” imbuh Hanapi.

Sedangkan untuk pemberdayaan komunitas, kami menyediakan dukungan kepada komunitas komunitas lokal berupa partisipasi dan pengetahuan terkait sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Adapun cara kami melakukan yaitu selalu berpikir positif, terbuka dan netral, memberi contoh bukan menghakimi, berpikir secara global, beraksi secara lokal serta tidak melibatkan uang, inshaa Allah kegiatan ini akan terus kami lakukan di setiap tempat diwilayah Lombok Tengah,”tutup Hanapi.(ntbexpose/03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *