Miris ! Nelayan Kesulitan BBM di Hari Maritim Nasional

NTB EXPOSE. Mataram – Hari Maritim Nasional diperingati pada tanggal 23 September setiap tahunnya.
Seharusnya di hari maritim ini para nelayan turut berbahagia namun justru sebaliknya.
Para nelayan di Kota Mataram mengeluh bahwa mereka sulit mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi.

Pemerintah nampaknya belum bisa memberikan perhatian dan perlindungan bagi para nelayan di Indonesia, sebab para nelayan mengalami kesulitan dalam mengoperasikan armadanya untuk melaut, karena kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi.

Jauhari Tantowi Pembina Aliansi Nelayan Pesisir Juang (ANPJ) Kota Mataram, meyampaikan keprihatinannya terhadap apa yang sedang dirasakan oleh para nelayan di Kota Mataram.

“Ini adalah sesuatu yang ironis bagi Negara Maritim yang mempunyai kepulauan terbesar di dunia, jangan hanya sekedar jargon Maritim Tangguh Untuk Pembangunan Berkelanjutan, namun faktanya dilapangan berbeda.“ Pungkas Jauhari.

Jargon MARITIM yang dicanangkan Pemerintahan jangan hanya sekedar jargon, namun harus bisa di implementasikan. Sejauh ini kementerian terkait serta pertamina belum mampu mengimplementasikan keiinginan daripada para Nelayan.

“Padahal menurut sesuai UU ESDM No 6 Tahun 2014, semestinya para nelayan berhak untuk mendapatkan BBM bersubsidi secara prioritas dengan jumlah maksimal yang diberikan 25 ribu liter perkapal perbulan tanpa melihat besar kecilnya kapal.” Ungkap Jauhari

Pemerintah diminta segera bereaksi dan menangkap keluhan masyarakat nelayan Indonesia khusunya Nelayan yang berada di Kota Mataram, yang hingga hari ini mengalami kesulitan Bahan Bakar (BBM).(ntbexpose/03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *