Kondisi Hewan Qurban Di Lombok Tengah Diklaim Aman

NTB EXPOSE. Lombok Tengah- jelang perayaan hari raya Idul Adha 1443 H. Desas desus yang berkembang dimasyarakat terkait kekhawatiran kondisi daging qurban sebagai dampak wabah PMK, tercerahkan.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lombok Tengah, Taufikkurrahman Pua Note, kepada media ini, kamis, (07/07/ 22 ) sampaikan kabar baik.

Paparnya, masuki bulan kedua serangan PMK telah menyerang 21.948 ekor sapi, tapi melalui upaya penanganan maksimal, kini jumlah yang sembuh melebihi angka yang sakit capai 13.098 tersisa 7.969.

” Sudah banyak objek wabah dilaporkan bersih, sehingga dapat direkomendasikan aman untuk dijadikan hewan qurban, stock cukup, tidak perlu impor dari luar Lombok” Kata Taufik.

Dijelaskan, pola serangan wabah terkategori 3 model yang trendnya kian melemah. Model pertama, sifatnya sentra atau kelompok menyasar kandang-kandang kompleks. Kedua, berbentuk menyebar atau menular. Ketiga sudah terlihat hanya dikandang berspot kecil yang berisi 1-3 ekor saja.

” Kami lebih bekerja keras terhadap jenis sapi persilangan, ternak eksotik dan sapi jantan karena lebih lama sembuh,” imbuhnya.

Guna menekan lajur penyebaran virus, ternak yang belum terserang dilakukan pendataan sekaligus perlindungan melalui pemberian vaksin. Tenaga yang dikerahkan sebanyak 104 orang. Terdiri dari 15 dokter hewan, paramedis 32, ditambah tim hasil rekrutmen.

Sementara itu obat-obatan dari pemerintah dibeberkan habis. Langkah antisipatif, digunakan produk herbal atau pengobatan swadaya sebagai alternatif namun tetap dalam pengawasan.

Mengenai penutupan pasar hewan, berdasar surat keputusan Menteri Pertanian Nomer 500 Tahun 2022. Ada 2 ketentuan, yakni pelarangan lalu lintas ternak ke luar Lombok dan penutupan pasar hewan.

” Bisa dibuka jika diterapkan pengaturan ketat, hanya saja masih dirasa sulit, tapi tetap dievaluasi bersama Satgas Provinsi, ” tambahnya.

Diharapkan, semua elemen bisa memaklumi situasi tersebut sebagai sebuah bencana tak terduga. Taufik meminta maaf atas dampak kerugian yang dirasakan. Karena hal tersebut tidak bisa dielakkan.

Kedepan ia berjanji akan menginisiasi sebuah sistem asuransi bekerjasama dengan fendor terkait agar bisa mengganti kerugian.

Akhir tahun ditargetkan hasil signifikan.
Kepada setiap rekanan sinergi sampai ditingkat Desa diucapkan terimakasih telah bergotong royong bersama atasi PMK.

Kepada para peternak dan pedagang dihimbau bersabar, jangan panik sembari pihak Dispertanak terus berusaha akomodir cari solusi.

Ditegaskan masyarakat tidak perlu khawatir atau ragu konsumsi hewan qurban. Sudah ada petugas ditiap Kecamatan hingga Desa lakukan pemeriksaan dilengkapi nomer aduan. Pastinya, jika disembelih berarti layak, dijamin sehat, tidak cacat, cukup umur sesuai syariat islam arahan MUI.

” Jika ingin beli sapi atau kambing untuk berqurban, silahkan ditempat yang sudah diberi lebel oleh kami, ” tandasnya. ( irsyad )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *