Hasan Masat : Pengalokasian APBD sangat tidak layak dan memalukan
NTB EXPOSE. Lombok Tengah – Hasan Masat selaku Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TPPD ) Kabupaten Lombok Tengah menjelaskan.” Jika melihat postur penganggaran dan program program Dinas Ketahanan Pangan yang ada di Kabupaten Kabupaten bahkan Provinsi membuat kita miris, dimana dana dana dekon dari provinsi untuk kabupaten kabupaten sangat minim bahkan zonk, sementara untuk nasional, ketahanan pangan merupakan ikon yang sangat kuat digaungkan, prakteknya di daerah, malah di anaktirikan, alokasi APBDnya sangat tidak layak dan memalukan,”cetus Hasan.
Diketahui ” Ketahanan Pangan bukan saja soal Pertanian, namun soal kecukupan pangan melingkupi gizi dan protein yang diperoleh dari sumber hewani, perikanan dan nabati, tapi sayang semua ini dikebiri dan dipandang sebelah mata, percuma gaung pertahanan pangan secara nasional menjadi indikator pembangunan secara praktek di daerah tidak dianggap dan menjadi dinas yang di naifkan ke beradaannya, saya berharap Gubernur dan para Bupati termasuk Walikota lebih berpihak untuk soal ini,” Tegas Hasan.
Berani mengalokasikan anggaran yang cukup besar untuk membangun tidak hanya soal infrastruktur kearah itu, termasuk menunjang sektor sektor untuk kehidupan rakyat, petani, peternak dan sektor sektor yang mampu menggairahkan kehidupan rakyat soal ekonomi dan pangan.
Gubernur dan Bupati Bupati serta para walikota segera berbenah soal ini. segera sadar bahwa pangan bukan soal pertanian namun hajat kebutuhan masyarakat akan pemenuhan hidup. APBD harus juga secara substantive menyentuh soal ini, jangan berpikir fisik dan politik melulu.
Disini Badan Perencanaan Pembangunan (BAPEDA) tidak mesti hanya melototin instrumen instrumen yang hanya membuat Gubernur, Bupati, Walikota tersenyum dengan proses perencanaan yang panjang dan butuh biaya besar padahal nihil keberpihakan pada rakyat,”ujarnya singkat. (Ntbexpose/03)






