NTB EXPOSE. Lombok Tengah- Sekitar 100-an orang yang tergabung dalam Gerakan Nasional Indonesia Juara ( GNIJ ) berkumpul di Bencingah Adi Guna Alun-alun Tastura Praya Kabupaten Lombok Tengah, jum’at sore ( 16/ 04 ) kemarin.
Datang dari berbagai wilayah NTB, tujuan mereka ternyata untuk melakukan Deklarasi sekaligus Pelantikan pengurus wilayah GNIJ menggaungkan Ridwan Kamil atau RK sebagai calon Presiden di pemilu 2024 mendatang.
Ketua GNIJ NTB, Zubaer, menerangkan, terlebih dahulu diawal pergerakan ini, dibentuk pengurus Provinsi dan Kabupaten dengan menerapkan skema formasi 9. Mencakup kolaborasi tim yang terdiri dari tokoh agama, masyarakat, perempuan, pemuda, buruh, tani, adat, dan kalangan purna tugas.
“Diupayakan, tim dapat menyerap 70 persen dari jumlah penduduk suatu wilayah sampai ditingkat Kecamatan dan Desa,” misinya.
Kerja personil NTB, lanjut Zubaer, harus maksimal, mengutamakan kebersamaan atau kekompakan yang solid. Terpenting tetap istiqomah, soal hasil adalah karomah.
” Tidak perlu berlari capai tujuan, meski berjalan tapi pasti,” terangnya.
Sebagai upaya perkenalan ke masyarakat, seiring perkembangan elektabiltas RK, setidaknya nanti akan digencarkan minimal pemasangan 2 APK di tiap Kecamatan.
” Kami targetkan 2 bulan kedepan harus merumput,” Optimisnya.
Asep Kirana, wakil ketua GNIJ pusat yang berkesempatan hadir ke Lombok mengintruksikan agar semua bisa menyatukan tekad demi terwujudnya Indonesia Juara.
Menurutnya, RK adalah sosok yang tepat untuk melanjutkan estapet kepemimpinan Indonesia kedepan. Mengingat perjuangan yang keras dan kemauan kuat terbukti telah mampu melahirkan banyak prestasi mempuni.
” Track recordnya jelas, sukses raih 92 penghargaan bergengsi Nasional Internasional, memiliki kapasitas yang baik dalam mengatur tata kelola pemerintahan seperti yang ditunjukkan dilingkup Pemprov Jabar selama jadi Gurbernur, ” Paparnya.
Banyak program inovatif yang telah nampak. Beberapa diantaranya RK menekankan terhadap kaum milenial di Desa agar tetap berkarya dan berpenghasilan dikampung halaman dengan gagasan mencetak pemuda tani.
Sehingga tidak lagi hanya berfikir sukses ke Kota tapi mampu mandiri dan berdaya di Desa.
Disisi relijiusitas, program kesetiap pesantren, harus memiliki penghafal Al-qur’an.
Program unggulan lain, hanya Jawa Barat yang menaruh perhatian penuh terhadap kesejahteraan para anggota BPD dengan memberikan tunjangan sebagai apresiasi atas peran sentral strategis di pemerintahan Desa.
Diharapkan kepada seluruh lapisan masyarakat agar mau bergabung dalam gerbong Gerakan Nasional Indonesia Juara ini guna sama-sama mewujudkan manifesto demi kemakmuran rakyat dan masa depan Indonesia yang lebih baik. (Irsyad)










