Wujudkan Desa Wisata Sejarah Batu Tulis, Mahasiswa KKN Unram Adakan sosialisasi 

NTB EXPOSE. Lombok Tengah – Mahasiswa KKN Tematik Unram Desa Batu Tulis menggelar sosialisasi, dengan Tema “Mewujudkan Desa Batu Tulis Kecamatan Jonggat Sebagai Desa Wisata Berbasis Sejarah Melalui Penerapan Konsep Sapta Pesona” pada 31 Januari 2022. Sosialisasi tersebut menghadirkan pemateri dari Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah yaitu Erni Muliana, S. Par dan Saparudin, S.H. Acara tersebut dihadiri oleh kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), staf-staf Desa, ibu PKK, aparatur desa dan Masyarakat umum Desa Batu Tulis.

Masyarakat Desa Batu Tulis masih sangat sedikit yang mengenal dan peduli akan potensi wisata yang ada khususnya destinasi wisata sejarah, hanya sedikit dari mereka yang antusias terhadap pengembangan desa wisata. Hal ini dapat dilihat dari minimnya perhatian terhadap destinasi yang ada.

Dalam penyampaiannya, Dinas Pariwisata menyatakan bahwa Desa Batu Tulis memiliki banyak potensi wisata yang dapat dikembangkan. Baik dari keelokan alamnya hingga keindahan budayanya.

“Desa Batu Tulis memiliki potensi wisata sejarah yang dapat dikembangkan. Selain itu, posisi desa ini sangat menguntungkan karena terletak di antara Desa Wisata yaitu Sukarara dan Bonjeruk, sehingga desa batu tulis bisa dikatakan sebagai desa penyangga wisata” lanjut Erni Muliana, S. Par.

Hal tersebut dikuatkan lagi oleh Saparudin, S.H yang merupakan Koordinator Pendamping Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah. Beliau mengungkapkan bahwa untuk membuat sebuah desa wisata memerlukan keberanian dan tekad dari pihak desa sendiri. Selain itu, Partisipasi dan Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan wisata yang aman, nyaman dan damai, khususnya daerah Wisata desa sejarah.

Dalam acara tersebut, dihadiri pula salah satu pemangku adat dan kebudayaan desa Batu Tulis, Bapak Lalu Masnun. Beliau menjabarkan ada banyak potensi-potensi wisata yang ada di Desa Batu Tulis, di antaranya : Bendungan Batu Tulis, Batu Tulis, Batu Payung, Loang Landak, Batu Mangkok, Batu Nyangget, Batu Beluang, Batu Belek dan masih banyak lagi. Sehingga, bila dikelola dan dikembangkan Desa Batu Tulis dapat menjadi desa wisata yang sukses,” tambahnya.

Abdul holik selaku ketua KKN Desa Batu Tulis menyampaikan “Dengan diadakannya acara sosialisasi tersebut, diharapkan bisa menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk lebih menjaga dan lebih peduli dengan potensi wisata yang ada khususnya keamanan dan kebersihan. Demi tercapainya desa wisata sejarah yang indah, bersih, aman dan nyaman”.(ntbexpose/03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *