NTB EXPOSE. Lombok Tengah- Era revolusi industri 4.0 menuntut semua elemen melek tekhnologi. Setiap bidang harus mampu beradaptasi dengan sistem digital berbasis komputer atau aplikasi guna menghasilkan proses praktis dan mudah.
Berkenaan dengan itu, perusahaan bisnis startup bernama Go Champion dibawah payung PT Juara Usaha Bersama, kini telah hadir jadi jawaban terutama dalam akomodir pelaku dan produk UMKM agar terintegrasi online.
Memilih kota Praya sebagai salah satu pencetus awal se-Indonesia. Sebuah kantor cabang sukses diresmikan pada sabtu ( 22/01/2022 ) yang dirangkai penyantunan 50 anak yatim dihadiri kepolisian Resort Loteng, Camat Praya, Kepala Mts 1 Loteng, Kepala Dinas UMKM, Perwakilan Pemda, Mitra-mitra Kabupaten Kota Se-Lombok, sampai luar Daerah seperti Surabaya Jatim, Bangkalan Madura dan Batam Kepulauan Riau turut datang.
” Kantor atas perjuangan bukan serta merta ada, setelah capai target lebih dari standard 5000 user. Dimana raihan tim Loteng tembus 7000 user,” Kata HL. Hasbullah selaku GM Lombok.
Hasbullah beranggapan, selama ikut bisnis, baru Go champ yang memiliki kriteria menjanjikan, disediakan kantor, ownernya totalitas turun langsung mengawal mitra, dan terpenting mengikuti aturan Pemerintah terutama soal perizinan atau legalitas.
Diungkap, melalui peresmian di Praya, inovasi program Go champ kedepan terus berkembang merambah Nasional dan Internasional.
Herianto Yeota Owner Go Champ memberi atensi, pembukaan kantor dapat memaksimalkan tujuan. Jadi langkah awal pembangunan pundi-pundi bisnis, meningkatkan lapangan kerja dan ikut memajukan perputaran ekonomi Daerah. Mengedukasi dan memfasilitasi berbagai program, menyusun kerjasama pengembangan UMKM dan IKM, Memberikan manfaat dampak positif, menggenjot keberanian mental dan merubah mindset memulai bisnis berbasis tehnologi atau digital.
” Kami tingkatkan nilai jual dan daya pasar melalui produk utama Go champ yaitu voucher belanja digital bernama champion voucher,” ujarnya.
Outputnya, Kata dia, berujung pada kesejahteraan anggota dan masyarakat semata.
Dikesempatan tersebut, Herianto berpantun, ” Nonton GP di Mandalika, sambil nikmati pesona pantai Kute, Go champ milik bersama, Dari kita, Oleh kita, Untuk kita.
Mensikapi, Kadis UMKM Ikhsan S.Hut sambut baik. Keberadaan Go champ diharap bisa jadi mitra strategis Pemerintah. Harus jadi pioner penggerak ekonomi Loteng.
Diakui, belum ada MoU untuk bersinergi secara paten, mau lihat dulu kontribusi Go champ agar keberadaannya nampak nyata.
Sejauh ini, upaya Dinas sendiri sudah melakukan tahap akurasi, lakukan penilaian agar produk-produk Loteng teruji berkualitas.
Terdapat 600 UMKM yang sudah lolos akurasi. Hasilkan produk unggulan berupa olahan pangan, kuliner, kriya dan lainnya.
” Gelaran GP momentum emas kebangkitan UMKM lokal, untuk menunjukkan identitas khas kita agar tembus pasar global, ” Optimisnya.
Adit, Humas Go champion mengapresiasi upaya mitra Lombok yang berhasil lewati batas kualifikasi capai 5000 user sebagai syarat manajemen buatkan kantor.
Diterangkan, Go champ perusahaan yang menjual C- Voucher digital jadi alat tukar transaksi untuk belanja di marchen-marchen mitra Go champ. Tujuannya mendukung program Pemerintah untuk digitalisasi produk UMKM menyongsong era industri 4.0 dan 5.0
” Di Lombok ada sekitar 20 marchen yang sudah terdaftar di aplikasi Go champ. Kedepan, ditargetkan lebih banyak lagi, dan 2025 mampu cetak 1 juta member, bergabunglah bersama kami, ” Tandasnya. (Irsyad)






