NTB EXPOSE. Lombok Tengah – Guna meningkatkan kinerja dan dedikasi, PDAM Loteng prioritaskan mutu pelayanan. Fokus berbenah terhadap segala hal yang perlu dievaluasi termasuk bagaimana cara menampung segala keluhan pelanggan agar kepuasan masyarakat jadi nomer satu.
” Kami akan terus berupaya menunjukkan kualitas pelayanan, baik dari sisi teknis dan non teknis, ” Ungkap Bambang Supratomo selaku Direktur Umum PDAM Loteng saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (18/01/22).
Pria energik yang masih muda menggelora ini, mengungkapkan, ada banyak pekerjaan rumah untuk segera dituntaskan terutama permasalahan dihulu sampai hilirnya. Semisal, pertama, mengenai kualitas air, pihaknya memastikan sudah berjalan sesuai standar ditetapkan. Seperti keberlangsungan proses pengolahan sumber air baku di bendungan Batujai melalui sistem treatment.
” Secara berkala proses pengolahan diawasi langsung oleh Dinas Kesehatan, ” Katanya.
Kedua, tambah Bambang, dengan manajemen yang baru, dikembangkan berbagai macam inovasi dan kolaborasi. Salah satunya dengan memanfaatkan bantuan pemerintah pusat, WTP Batujai akan dilakukan renovasi. Sehingga sarana prasarana infrastruktur jadi lebih baik dan modern,”jelas Bambang yang juga menjabat sebagai PLT Direktur Utama PDAM ini.
Diterangkan, saat ini terdapat 6 sumber mata air sebagai hulunya, 81 persen berasal dari pegunungan Rinjani di wilayah Utara yang tidak diragukan kualitasnya.
Sementara itu, ditanya soal pola tagihan pembayaran, ia mengaku sudah sesuai ketentuan berlaku. Pada prinsipnya, nominal pembayaran setara dengan jumlah pemakaian.
” Kan ada meteran, air yang dibayar yaa terhitung berdasarkan meteren itu,” pungkasnya.
Dilain sisi, keberadaan pelanggan baru diminimalisir dulu. Karena ingin optimalisasi pelanggan yang sudah eksis. Tapi kedepan tetap ada target capaian agar per tahun mampu terserap 2 ribu pelanggan baru.
Mengenai beberapa keluhan lain seperti dianggap merusak jalan saat dilakukan pembongkaran jaringan pipa. Ditegaskan juga sudah melalui proses koordinasi dengan stakeholder terkait.
” Kami izin dulu lah ke Dinas PU, baru dibongkar, kami tidak mau kecewakan masyarakat, apalagi kebutuhan air bersifat darurat,” tandasnya.
Diharapkan, semua pihak berpartisipasi menunjang pelayanan maksimal PDAM Tirta Ardhia Rinjani Loteng, agar setiap keluhan dan aspirasi dapat disampaikan dengan baik.
” Kami terbuka, apapun bentuk masukan, silahkan layangkan secara online, bisa lewat media sosial ataupun datang langsung ke kantor, mari kita membangun bersama, ” serunya. ( Irsyad )








