Proyek Catering WSBK Akan Dimonopoli Pengusaha Besar Presiden dan Gubernur NTB Diprotes Keras 

Hasan Masat : Percuma pembentukan dan pembinaan UMKM dilakukan Pemerintah

NTB EXPOSE. Lombok Tengah- Hasan Masat selaku Direktur Lembaga Studi Advokasi Demokrasi Rakyat dan Hak Asasi (Lesa Demarkasi) NTB dalam press rilisnya kepada media Kamis (4/11) mengatakan Protes keras pada Presiden dan Gubernur NTB atas ketidakadilan yang dipertontonkan dan tidak berpihak pada masyarakat lokal Lombok Tengah dan NTB umumnya, dimana ajang WSBK yang diharapkan akan menjadi bagian untuk mensejahterakan masyarakat serta perputaran ekonomi yang bisa langsung dinikmati masyarakat Lombok Tengah dan NTB, justeru di monopoli oleh pengusaha pengusaha yang terus mendikte pemerintah.

Dijelaskannya, hal hal yang sangat mendasar untuk makanan dan minuman pun telah ditunjuk sehingga lapak lapak usaha rakyat dirampas. Kami menolak cara cara pensejahteraan yang tidak melibatkan masyarakat lokal Lombok Tengah dan NTB umumnya,” cetus Hasan.

” Percuma pembentukan dan pembinaan UMKM UMKM yang selama ini dilakukan oleh Pemprov NTB dan Pemkab Lombok Tengah, yang ternyata ujungnya hanya menjadi penonton yang sangat miris, kenapa tidak dari awal mestinya ada semacam grand design untuk menghidupkan pilar pilar usaha rakyat dalam WSBK, untuk itu saya berharap Pemerintah RI dan Pemprov NTB harus meninjau ulang terhadap penunjukan ini dan memberi akses kerja maksimal pada UMKM UMKM yang di Lombok Tengah maupun NTB. kebijakan kebijakan seperti itu tidak akan menentramkan masyarakat, apalagi mensejahterakan, saya mohon Bupati berbicara keras soal ini. karena masyarakat yang telah berdarah darah dengan kesediaan terhadap apa saja untuk gelaran nasional maupun internasional, malah dikebiri begitu saja, kami akan konsolidasi dan galang aksi bersama warga untuk mempersoalkan hal ini,” tandas Hasan Masat.

Adapun penyebab kekecewaan Hasan Masat tersebut berawal dari ditunjuknya PT. Rinjani Tambora sebagai penyedia makanan catering WSBK dan mereka akan menggunakan tempat / restaurant yang dikelola PT. ELMAR MITRA PERKASA hal ini tertuang dalam dalam surat PT. Rinjani Tambora yang viral di medsos dengan Nomor surat 0018 / SRT/JKT/X/2021. Dari informasi yang dihimpun, diketahui PT Rinjani Tambora ini adalah milik Drs. Farid Husen AK yang dikenal sebagai orang kaya atau pengusaha teratas di NTB. (ntbexpose/03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *