NTB EXPOSE. Lombok Tengah – Melalui press rilisnya, Lalu Ibnu Hajar Ketua Umum Sasaka NTB dan Juga Ketua DPW Presidium Pemuda Indonesia NTB mempersoalkan Informasi yang disebarkan pada halaman Humas Polda NTB untuk tidak memancing keresahan yang berpotensi pertentangan, hal ini disebabkan karena Informasi tanggal 16 November 2021 yang menyebut Bandara Internasional Lombok Dengan BIZAM,” katanya.
“Jangan lagi ada penyebutan Nama Bandara Internasional Lombok dengan nama lain. itu membuat kami masyarakat bingung dan gerah, Nama Bandara Internasional Lombok atau Lombok Internasional Airport itu yang sudah sah dan sesuai prosedur, kami ingatkan kepada semua pihak terutama Polda NTB atau Lembaga apapun itu untuk bersikap netral tidak usah ikut-ikutan terkait nama Bandara Bizam yang sudah jelas Ilegal karena ada unsur paksa untuk penggunaan nama tersebut,”tegasnya.
Kami atas nama masyarakat Lombok Keberatan dan akan menuntut klarifikasi maksud dan tujuannya. jangan memancing situasi dan kondisi daerah yang sudah aman dan damai dengan menggiring nama Bandara Internasional Lombok ( LIA ) dengan nama yang lain dengan dalih apapun,” cetus Ibnu Hajar.
Nama Bandara Internasional Lombok sudah Sah dan tidak bisa di ganggu gugat karena sudah melekat di hati masyarakat NTB khususnya masyarakat Lombok Tengah. Selanjutnya kami tekankan untuk Polda NTB dan Pemerintah Provinsi NTB untuk segera menghapus atau merubah Bandara BIZAM tersebut dengan Bandara Internasional Lombok di setiap pamflet atau spanduk yang di sebar dimanapun itu, Kalo tidak kami akan Aksi Demonstrasi ke Mapolda NTB karena sudah menyebar Informasi yang menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Harapan kami mari kita jaga hati dan perasaan masyarakat. Jangan hanya mementingkan kepentingan golongan tertentu. Salam Damai dari Kami Sasaka NTB dan mewakili masyarakat Lombok,” Kata Ibnu Hajar.(ntbexpose/04)






