PPKM Di NTB Adalah Tindakan Setengah Gila

NTB EXPOSE. Lombok Tengah – Banyaknya keluhan pedagang kaki lima dan usaha angkringan kecil-kecilan serta beberapa cafe, restauran di Lombok Tengah, bahkan baru baru ini keluhan dari pengusaha sejenis di Mataram, kepada Ketua Umum Aliansi Rakyat Menggugat (ALARM-NTB) Lalu Hizzi, membuat pria berambut gondrong yang akrab disapa “Bajang Izzy” itu menjadi reaktif

Dalam keterangan persnya kepada media Selasa (13/7), Lalu Hizzi mengatakan “Memperpanjang masa Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di NTB adalah tindakan setengah gila, jika ini akan dilakukan Pemprov. NTB maka kami ALARM-NTB bersama-sama masayarakat akan menggelar aksi secara besar-besaran ke Kantor Gubernur” Tegasnya.

Lalu Hizzi berharap kebijakan ini akan benar-benar selesai pada tanggal 20 Juli 2021 nanti. Sebab jika diperpanjang hingga berjilid-jilid maka bukan tidak mungkin para pelaku usaha akan menutup secara total usaha mereka dan perekonomian akan lumpuh, “sergahnya.

Sebenarnya, menurut Lalu Hizzi,  baiknya Kabupaten lain selain Kota Mataram, jangan ikut-ikutan memberlakukan PPKM. Pada kesempatan itu juga ia mengingatkan kepada para petugas terutama kepolisian untuk tetap bersikap humanis terhadap masyarakat, “kasihan kan. sudah dilarang berjualan dibentak-bentak pula” tandasnya. (ntbexpose/03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *