Ketua DPRD Loteng Apresiasi Dan Dukung Terbentuknya Pengurus APKLI Yang Baru

NTB EXPOSE.Lombok Tengah – Ketua DPRD Kabupaten Lombok Tengah M. Tauhid baru baru ini mengatakan kepada media. Terkait dengan Pembentukan pengurus baru APKLI (Asosiasi Pedagang Kaki Lima) Lombok Tengah dengan ketuanya Baiq Aryaningrum, hal ini sangat kita apresiasi dan kami dari Lembaga DPRD Kabupaten Lombok Tengah berharap para pedagang kaki Lima atau disingkat PKL ini mempunyai wadah yang mumpuni setelah terbentuknya kepengurusan baru tersebut.

Ditegaskan Tauhid, APKLI ini harus mampu memperjuangkan PKL Lombok Tengah agar kegiatan perekononian mereka bisa lebih baik dari sebelumnya, terlebih Lombok Tengah saat ini adalah sebagai epicentrum atau pusat perhatian dunia melalui KEK Mandalika dan sirkuit MOTOGP, tentu APKLI harus bangkit dan lebih semangat.

Dijelaskannya, seperti kita ketahui sekarang pusat pembangunan selalu dipusatkan di KEK Mandalika Kuta Lombok maka kita membutuhkan orang orang seperti Baiq. Aryaningrum dikenal lincah, supel dan kritis ini agar bisa mengembangkan keberadaan APKLI kedepan,” imbuh Tauhid.

Adapun yang harus dilakukan oleh Pemerintah Daerah untuk mendukung keberadaan APKLI adalah mereka sebagai leading sektor Pemda atau Dinas secara tekhnis yang berkaitan dengan pengembangan APKLI seperti Dinas Koperasi /UKM, Dinas Perindustrian dan perdagangan yang memiliki korelasi dengan APKLI, mereka harus lebih serius bersinergi dan membantu APKLI ,”tegas Tauhid.

Kalaupun ketiga Leading Sektor Pemda ini seperti Dinas UKM/Koperasi, Disperindag dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Tengah ini kompak bersinergi membantu keberadaan APKLI, maka selesai sudah persoalan persoalan yang dihadapi,” kata Tauhid optimis.

Ditambahkannya, bentuk dukungan kami di Legislstif terhadap APKLI kedepan tentu dalam melaksanakan fungsi pengawasan, pembuat aturan dan melakukan penganggaran kami siap membantu,”imbuh Tauhid.

Diketahui, program inikan membutuhkan anggaran dan model keuangan sekarang kan adalah uang mengikuti program ” money follow consent. seperti itu.
kita bisa saja menganggarkan terutama Disperindag misalnya, selama itu berguna untuk mensejahterakan masyarakat kenapa tidak mereka harus dibantu,” tegas Tauhid.

Dijelaskannya. harapan kami kedepan terhadap APKLI, supaya betul betul serius melakukan pendampingan dalam memperjuangkan PKL menata dan membenahi keberadaannya agar bisa meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan mereka, jangan sampai APKLI ini terbentuk hanya untuk mencukupi organisasi organisasi atau lembaga, namun tidak memiliki action, supaya bisa beraction APKLI harus lebih inovatif dalam mengembangkan PKL,” tandasnya.(ntbexpose03)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *