L. Sunting Mentas : Serap aspirasi warga dan pemuda minta dibuatkan sarana latihan sepakbola
NTB EXPOSE Lombok Tengah. Reses yang dilakukan pada hari Senin tanggal 25 Januari 2021 kemarin oleh HL. Sunting Mentas salah seorang anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah dapil 3 Pujut Praya Timur, dilakukan di Desa Pengembur kecamatan Pujut, hal itu diungkapnya kepada wartawan dikediamannya baru baru ini.
Dalam reses tersebut, beliau menyerap aspirasi dari masyarakat terutama para pemuda desa yang ingin dibuatkan sarana dan prasarana olahraga, terutama untuk semacam sekolah sepakbola yang diwujudkan dalam sebuah Lembaga,” kata Sunting Mentas.
Dijelaskannya. Sekolah itu harus punya sarana dan prasarana atau paling tidak memiliki gedung bangunan, tetapi mereka inikan belum punya gedung, mereka minta bantuan untuk dibuatkan gedung sekolah persepakbolaan. Mereka juga minta dikoordinasikan ke Dinas Kehutanan untuk diberikan hak kelola lahan untuk dibuatkan fasilitas olahraga khusus persepakbolaan.
Dijelaskan Lalu Sunting yang juga sebagai Ketua Komisi 1 DPRD tersebut.” reses yang dilakukan yakni di 6 titik, dalam satu titik dibagi 4 alasannnya karena diera pandemi ini, kita tidak boleh berkerumun atau berkumpul disatu tempat. jadi 30 orang maksimal kerumunan kita dalam 1 titik reses yang kita lakukan. Adapun kedala kita dalam melaksanakan reses kita kesulitan mencari masyarakat untuk kita libatkan karena mereka rata rata masih takut Corona.
Selain itu adapun aspirasi masyarakat yang sering diminta adalah bagaiamana agar ketersediaan pupuk ini ada, karena sekarang sudah mulai musim tanam padi karena kalau tidak ada pupuk hasil pertanian juga tidak akan maksimal dan yang paling banyak dimunculkan adalah jalan hotmix Tanak Awu tembus ke Pengembur dan sebelumnya kita sudah usulkan para pedagang kaki lima bikin koperasi supaya mereka memiliki wadah yamg akan kita namakan Koperasi Pedagang Kaki Lima saja,” kata L. Sunting Mentas.
Harapan kami setelah kita buat laporannya besok kemudian Sekwan akan menyampaikannya dalam sidang itu kita akan mengundang pihak Dinas terkait masalah itu dan diakui yang sering menjadi kendala masyarakat kita adalah sarana prasarana pasca panen juga saprodinya termasuk juga pupuk dan lain sebagainya.” kata Lalu Sunting Mentas. (ntbexpose/02)






