Pulihkan Dan Optimalisasi Pariwisata Harus Ada Kerjasama yang Kuat Semua pihak 

Adi Bagus Karya : Semua jangan terkesan bergerak sendiri 

NTB EXPOSE. Lombok Tengah – Munculnya berbagai program program kepariwisataan  seperti pelatihan atau pengadaan Homestay di kawasan desa wisata penyangga KEK Mandalika yang digalakkan di beberapa desa, yang notabenenya disetiap rumah agar menyediakan ruangan atau kamar yang akan dibantu pemerintah, baik Desa, Kabupaten, Propinsi maupun pusat, saya pikir itu programnya baik,”kata Adi Bagus Karya salah seorang Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah dari Komisi 2 yang salah satunya membidangi pariwisata.

Dijelaskan Adi Bagus yang akrab disapa Bajang Bagus tersebut. Untuk mempersiapkan ketika nantinya ada event Internasional MotoGP yang menurut rencana akan dilaksanakan bulan Oktober 2021 ini, tentu membutuhkan sarana penunjang yang membutuhkan penginapan berupa Homestay, Hotel dan lain sebagainya.

Khusus untuk itu sambung Politisi Partai Demokrat ini,” diakui kita saat ini belum maksimal, tentu dengan adanya bantuan bantuan Homestay ini sangat bagus untuk melakukan persiapan persiapan, maka ketika muncul regulasi baik ditingkat desa maupun Kabupaten nantinya itu sangat bagus sebagai sarana pendukung.

Bajang Bagus mengatakan. Sejauh ini koordinasi dan konsolidasi yang dilakukan Eksekutif ke DPRD dalam pembuatan desa wisata itu tidak bisa dieksekusi oleh satu Dinas saja, hal itu kita kemukakan disetiap kali rapat atau pertemuan, baik itu ditingkat Komisi maupun ditingkat Banggar selalu saya sampaikan bahwa tidak bisa misalnya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa saja untuk pengesahan sebuah desa wisata Dinas Pariwisata dan Dinas Pendidikan juga harus ada disitu.

“Khusus untuk didesa, kami meminta sebaiknya untuk Dinas Pariwisata mensuport anggaran bagi desa desa wisata yang telah diprioritaskan, karena desa desa tersebut akan dibuat menjadi kawasan desa wisata penyangga KEK Mandalika,” jelas Bagus Karya.

Alasannya bahwa desa desa penyangga itukan sudah di klasifikasi yang kemudian tinggal diinventarisir mana yang mau dikembangkan dulu, karena sekarang kan sudah banyak desa yang dibentuk jadi desa wisata tetapi harus ada klasifikasi tertentu untuk dimaksimalkan

Anggota DPRD Dapil Pujut Praya Timur ini menjelaskan,” harapan saya terhadap pariwisata harus ada kerjasama yang baik antara pelaku wisata dan lembaga yang ada didesa desa wisata tersebut, mereka harus satu kesatuan yang bertujuan untuk peningkatan daerah.

Selain itu seperti kita ketahui yang terjadi selama ini diantara Kabupaten dan Propinsi ada semacam miskomunikasi yang berkaitan dengan pariwisata, misalnya kita tahu ada event besar Internasional yang akan ada di Lombok Tengah tetapi belum ada penunjang yang akan dibuka atau disuport oleh Propinsi dan semua jangan terkesan seperti bergerak sendiri sendiri dan yang utama saat ini Prokes Covid harus kita utamakan,” tegas Adi Bagus Karya.(ntbexpose 02)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *