NTB EXPOSE. Lombok Tengah – Jadi salah satu dari 15 Kepala Desa terpilih yang resmi dilantik oleh Bupati Pathul Bahri selasa (11/10/22 ) lalu.
Farhan Hadi Sasaki, SE. Khadam baru Desa Puyung Kecamatan Jonggat Lombok Tengah tidak mau bertele-tele. Ia ingin langsung tancap gas untuk melaksanakan mandataris atau amanat masyarakat Puyung.
” Alhamdulillah, akhirnya lega rasanya, tentu diawal saya akan lakukan persiapan dulu, baru go action, ” ungkap Farhan disela-sela acara syukuran di kolam renang Taman Daye.
Dikatakan, Puyung butuh pembenahan total, hampir semua bidang harus dievaluasi. Perlu sinergi dan kolaborasi yang solid agar setiap unsur baik di internal struktur Pemdes, BPD, Kadus, dan elemen masyarakat bisa sinkron.
” Kita akan mulai rembuk dulu bersama tim, toga toma, tokoh pemuda, dll. lalu diklopkan kemudian diteruskan ke RPJMDesnya,” ungkap Farhan.
Mengkroscek beberapa potensi, Farhan menyebut seperti keberadaan industri tahu tempe termasuk dalam menu prioritas agar Desa punya branding khas dibidang UMKM. Disisi lain pariwisata juga jadi fokus, pokdarwis terus bergiat, sehingga Puyung bisa masuk dalam 300 Anugerah Desa Wisata Indonesia ( ADWI ).
Faktor pendukung utamanya kualitas dan kuantitas SDM yang akan lebih ditingkatkan melalui pelatihan-pelatihan dan pembinaan. Sementara infrastrukur dikurangi karena fasilitas sudah dianggap cukup memadai.
Dari sisi agama, pihaknya nanti akan gandeng pondok pesantren kembangkan konsep wisata reliji.
” Sebisa mungkin Ponpes nanti kita kemas lebih inovatif dan multiplayer efek, tidak hanya sebagai wadah cari ilmu tapi juga sebagai sentral ekonomi, budaya, dan lainnya,” ujar Farhan.
Bersama stakeholder terkait pasti akan disinergikan baik dengan Pemda Loteng ataupun swasta.
Pekerjaan rumah lain juga menunggu atensi. Dibidang kesehatan, Puyung masih cukup tinggi angka stunting, harus dituntaskan bersama Kepala Puskesmas.
Dengan lawan politik, Farhan tegaskan tetap bangun komunikasi. Menurutnya, kompetisi telah berakhir, maka semua mesti islah dan bersatu kembali bejalan bersama.
” Kita akan tampung visi misi para rival selagi dapat diterapkan bagi kemajuan Desa dan kemaslahatan semua lapisan masyarakat,” tandasnya. ( Irsyad )






