NTB EXPOSE. LOMBOK TENGAH – Kesiapan infrastruktur dasar terus dimatangkan jelang Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika 2026 yang akan digelar pada 9-11 Oktober 2026 mendatang. Perumda Air Minum Tirta Ardhia Rinjani Kabupaten Lombok Tengah memastikan pasokan air bersih di kawasan The Mandalika dalam kondisi aman dan tercukupi.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Ardhia Rinjani, Bambang Supratomo. Ia menegaskan, pihaknya bersama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) telah melakukan berbagai persiapan komprehensif, mulai dari pengamanan air baku, penguatan jaringan distribusi, hingga kontrol kualitas air.
“Kami memastikan dari PDAM yang hari ini dipercayakan, itu hampir 100 persen sudah siap untuk mendukung MotoGP 2026,” ujar Bambang, beberapa waktu lalu.
Menurut Bambang, salah satu kekhawatiran yang sempat muncul adalah kondisi musim kemarau yang melanda Lombok Tengah. Namun, hasil pengecekan di lapangan menunjukkan ketersediaan air baku untuk Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Mandalika masih sangat mencukupi.
Saat ini, kapasitas produksi SPAM Mandalika mencapai sekitar 100 liter per detik dan secara teknis masih bisa ditingkatkan hingga 150 liter per detik jika dibutuhkan dalam kondisi puncak.
Sementara itu, kebutuhan air bersih di dalam kawasan ITDC Mandalika, termasuk untuk kebutuhan Sirkuit, hotel, dan fasilitas pendukung selama MotoGP, diperkirakan hanya sekitar 30 hingga 40 liter per detik.
“Kalau untuk kebutuhan di dalam kawasan ITDC hanya sampai 20-30 persen dari kapasitas kami, sementara kemampuan kita masih bisa sampai lebih dari itu. Artinya tidak ada kendala sama sekali untuk suplai air,” jelasnya.
Artinya, pasokan air masih memiliki cadangan lebih dari 70 persen untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan saat ribuan penonton, pembalap, dan kru internasional memadati Mandalika.
Tidak hanya soal kuantitas, PDAM Lombok Tengah juga menyiapkan langkah antisipatif untuk menjaga kelancaran distribusi. Salah satu potensi gangguan yang diwaspadai adalah kebocoran jaringan pipa, terutama di sekitar kawasan depan Sirkuit Mandalika yang menjadi pusat aktivitas.
Untuk itu, PDAM telah memasang Pressure Reducing Valve (PRV) di sejumlah titik vital. Alat ini berfungsi untuk mengontrol tekanan air dalam pipa sekaligus memudahkan tim teknis dalam melakukan pemantauan dan deteksi dini jika terjadi kebocoran.
Dari sisi kualitas, PDAM tidak main-main. Pengujian kualitas air dilakukan secara berkala dan berlapis bersama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah. Pemeriksaan meliputi tingkat kekeruhan, kadar klorin, pH, hingga parameter kesehatan lainnya untuk memastikan air yang digunakan sesuai standar internasional.
“Dari hasil uji laboratorium, kualitas airnya sudah sangat memenuhi standar yang diberikan untuk kebutuhan suplai di sirkuit ini. Jadi aman untuk semua kebutuhan,” tegas Bambang.
Untuk memastikan gelaran MotoGP berjalan tanpa hambatan, PDAM juga menyiagakan armada pendukung. Sebanyak dua hingga tiga unit mobil tangki disiagakan khusus untuk kawasan Mandalika dari total empat armada yang dimiliki perusahaan.
Meski fokus mendukung event internasional, Bambang memastikan pelayanan untuk masyarakat umum tetap menjadi prioritas dan tidak akan terganggu.
“Kepentingan untuk event internasional ini jalan, kepentingan untuk masyarakat umum juga bisa tetap jalan. Kita bagi armadanya agar semua terlayani,” katanya.
Bahkan, PDAM membentuk tim reaksi cepat yang akan bersiaga selama 24 jam penuh selama perhelatan MotoGP berlangsung, termasuk pada malam hari. Tim ini bertugas memantau distribusi air secara real time dan akan langsung berkoordinasi dengan ITDC jika terjadi gangguan teknis di lapangan.
Bambang menambahkan, koordinasi intensif dengan ITDC dan seluruh pihak terkait akan terus dilakukan hingga hari pelaksanaan MotoGP Indonesia 2026 tuntas.
Dengan jaminan pasokan air bersih yang aman dan tercukupi, Mandalika kini semakin siap menyambut ribuan wisatawan dunia dan mensukseskan MotoGP 2026 sebagai kebanggaan pariwisata Indonesia.(*/Ntbexpose/04)






