Gubernur : Pengukuhan dewan hakim merupakan salah satu prosesi paling esensial sebelum dimulainya gelaran akbar MTQ.
NTB EXPOSE. LOMBOK TENGAH — Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, S.IP., M.Si., secara resmi menghadiri acara orientasi sekaligus mengukuhkan Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi NTB ke-31. Acara khidmat ini berlangsung di Ballroom Kantor Bupati Lombok Tengah pada Selasa, 9 Juni 2026.
Dalam penyampaiannya, Gubernur Lalu Muhammad Iqbal menegaskan bahwa pengukuhan dewan hakim merupakan salah satu prosesi paling esensial sebelum dimulainya gelaran akbar MTQ. Menurutnya, keberadaan dewan hakim adalah jantung dari kompetisi ini karena merekalah yang menentukan kualitas dari para kafilah yang bertanding.
”Ini kan esensial sekali karena kalau tidak ada dewan hakim, tidak ada MTQ. Jadi memang prosedurnya harus dewan hakim dulu dikukuhkan sebelum dibukanya MTQ. Karena beliau-beliau ini nanti yang akan melakukan penilaian,” ujar Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal.
Junjung Tinggi Objektivitas dan Kredibilitas
Gubernur menaruh rasa percaya yang tinggi kepada para dewan hakim yang baru saja disumpah. Beliau menekankan pentingnya menjaga objektivitas dan kejujuran selama proses penilaian berlangsung, demi menjaga reputasi MTQ NTB yang selama ini dinilai sangat baik.
”Ya, objektif, jujur, dan insyaallah kalau itu sih tidak kita ragukan ya. Tadi beliau-beliau kan sudah mengambil sumpah atas dirinya sendiri, berikrar. Alhamdulillah sampai edisi ke-31 ini, MTQ kita punya kredibilitas yang tinggi dewan hakimnya, tidak pernah ada keraguan,” tambahnya.
Peningkatan Prestasi Kafilah dan Harapan Bonus
Menanggapi aspirasi dari para kafilah yang mengharapkan adanya peningkatan apresiasi atau reward (bonus) yang setara dengan atlet Pekan Olahraga Nasional (PON), Gubernur Lalu Muhammad Iqbal menanggapinya dengan kelakar positif namun tetap memotivasi. Menurutnya, jika reward setingkat PON disiapkan, maka prestasi yang dihasilkan pun harus menembus level nasional.
Di sisi lain, beliau berharap para kafilah dari seluruh kabupaten/kota dapat terus meningkatkan kualitas dan prestasinya dari tahun ke tahun. Target besar yang diusung dalam edisi kali ini adalah mengembalikan kejayaan kafilah NTB untuk kembali mendominasi panggung nasional.
”Harapan kita, semangat dan menunjukkan peningkatan prestasi dari tahun ke tahun. Kita harus kembali ingat dengan masa-masa yang lampau di mana NTB itu selalu kayak sudah jatah aja di tiga besar itu (tingkat nasional). Tinggal soal di nomor berapa. Kita ingin kembali ke masa-masa kejayaan MTQ-nya NTB,” pungkas Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal optimis.(*/Rd)






